Kegiatan Kuliah Magister Terapan Sekolah Tinggi Pelayaran Resmi Dimulai

Khoirul Anam - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 20:34 WIB
Menhub Budi Karya
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Kegiatan perkuliahan program Magister Terapan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Indonesia (STIP) resmi dimulai. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka secara virtual kegiatan pembukaan dan orientasi kampus mahasiswa baru program Magister Terapan di STIP pada hari ini.

Ia mengatakan, di tengah situasi pandemi COVID-19, Kementerian Perhubungan berkomitmen dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan profesional di bidang kemaritiman. Selain itu, mampu bersaing baik secara nasional maupun internasional.

"Ini merupakan satu aktualisasi yang patut dibanggakan dan diapresiasi bahwa di tengah pandemi kita mampu membuka sekolah magister terapan di sekolah tinggi pelayaran. Perguruan Tinggi maritim memiliki peran penting dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang handal, inovatif, kreatif dan berdaya saing baik secara nasional maupun internasional untuk mewujudkan konektivitas dan keselamatan pelayaran," jelas Budi Karya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/8/2021).

Budi Karya mengungkapkan, pengembangan SDM merupakan salah satu prioritas Presiden Joko Widodo di masa kepemimpinan periode kedua. Ia berharap, penyelenggaraan program Magister Terapan STIP dapat melahirkan momentum sejarah di dunia pendidikan maritim.

"Kita harus merujuk dari sekolah unggulan. Oleh karenanya perguruan tinggi di sektor transportasi ini harus di-improve, bahasa pengantarnya pun menggunakan bahasa internasional. Untuk dosen perlu banyak tulisan ilmiah dan harus sekolah, karena kalianlah yang akan mendidik para mahasiswa kampus agar memiliki kompetensi yang baik dan bisa bersaing," ujarnya.

Sementara itu Plt. Ka BPSDM, Dr. Capt Antoni Arif Priadi, M.Sc melaporkan, STIP telah mendapatkan izin dari Kemendikbud Ristek untuk menyelenggarakan program Magister Terapan. Di dalamnya terdapat dua program studi, yakni Program Studi Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi dan Program Studi Teknik Keselamatan dan Risiko dengan rentang studi selama 4 semester (2 tahun).

Adapun jumlah mahasiswa yang lulus seleksi dalam program Magister Terapan di STIP sebanyak 60 orang. Dengan rincian, 34 orang untuk Prodi Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi, dan 26 orang untuk Prodi Teknik Keselamatan dan Risiko.

Sebagai informasi, Program Pendidikan Magister Terapan diperuntukkan bagi lulusan Program Sarjana Terapan (D-IV) atau Sarjana (S-1). Dengan tujuan pemenuhan kebutuhan SDM profesional secara kompeten dan link and match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning Problem Solving. Sementara pada pembelajarannya berbasis praktik yang tinggi untuk menguatkan kemampuan analisis pada masalah-masalah riil di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Dalam peresmian ini, turut hadir secara virtual Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbud Ristek Wikan Sakarinto, Ketua STIP Amiruddin, dan para mahasiswa Magister Terapan STIP.

(ega/ega)