Ada Penyelewengan Bansos? Ini Cara Lapornya

Khoirul Anam - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 18:25 WIB
Ilustrasi kasus suap Bansos Sumut
Foto: Basith Subastian
Jakarta -

Kementerian Sosial telah menyiapkan upaya untuk menghindari penyelewengan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Salah satunya adalah penyediaan aplikasi digital untuk penyaluran bansos tersebut.

Meski demikian, bukan berarti penyaluran bansos jauh dari masalah. Oleh karena itu, diperlukan kontribusi masyarakat demi kelancaran penyaluran bansos tersebut.

Kontribusi bisa dilakukan masyarakat dengan melapor ketika menemukan permasalahan terkait bantuan sosial.

Dilansir dari indonesiabaik.id, Kemensos menyediakan laman yang dapat digunakan untuk mengadukan masalah terkait bansos, salah satunya melalui Lapor Kemensos dan wbs.kemensos. Adapun pelaporan bisa melalui laman lapor.go.id/instansi/kementerian-sosial.

Dalam laman tersebut, pelapor dapat memilih satu dari tiga tipe Pelaporan yang tersedia. Tipe Pelaporan meliputi pengaduan, aspirasi, atau permintaan informasi.

Selanjutnya adalah memerhatikan cara penyampaian pengaduan yang baik dan benar sebelum mengisi laporan. Kemudian, pelapor menulis judul laporan untuk Kemensos.

"Judul laporan merupakan kesimpulan dari suatu permasalahan, inti dari suatu laporan yang disampaikan," tulis laman indonesiabaik.id, Kamis (19/8/2021).

Setelah mengisi judul laporan, pelapor dapat menulis laporan. Laporan berisi kronologi kejadian yang ingin dikeluhkan oleh pelapor. Pelapor juga perlu melengkapi data diri berupa nama dan NIK serta keterangan lainnya seperti nomor KIP/BPJS/KKS/PKH/KPS.

Selanjutnya, masukkan tanggal dan lokasi kejadian. Kemudian pelapor memilih kategori laporan.

"Apabila diperlukan, unggah juga lampiran sebagai pendukung laporan dapat berupa gambar, dokumen, dan video dengan maksimal 2 MB," terang laman indonesiabaik.id.

Adapun sebelum mengakhiri laporan, pelapor bisa memilih sebagai "Anonim" atau "Rahasia". Selanjutnya, klik tombol warna merah bertuliskan "LAPOR!"

(prf/ega)