Cerita Warga Pasuruan Penerima Manfaat BPJS Kesehatan

Khoirul Anam - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 18:45 WIB
Mau Berobat Pakai Kartu BPJS Kesehatan? Ini Prosedurnya
Foto: Ilustrasi Mindra Purnomo
Jakarta -

Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari BPJS Kesehatan telah dimanfaatkan oleh banyak masyarakat. Warga Grati, Pasuruan, Jawa Timur, M. Syodikin (35), mengaku telah merasakan manfaat program tersebut sejak 2014 silam.

"Kalau ditanya apa pernah pakai BPJS (Kesehatan)-nya buat berobat ke rumah sakit atau klinik, iya, saya jawab pernah. Berapa sering? pastinya sering. Sejak terdaftar di BPJS Kesehatan mulai awal bekerja sampai saat ini tahun 2021 bolak balik di pakai berobat anak sakit, istri melahirkan, dan semua sudah ndak mumet nyari uang," cerita Syodikin dalam keterangan tertulis, Kamis (19/8/2021).

Ia menambahkan, pada 2020 anak sekaligus istrinya membutuhkan penanganan medis. Keduanya harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Diketahui, anak pertama Syodikin mengalami demam tinggi, mual, dan muntah. Sementara itu, istrinya mengalami pendarahan yang membutuhkan penanganan segera karena ada kontraksi saat kehamilan memasuki trimester ketiga.

Ia mengaku beruntung karena memiliki kartu JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan segera dan tanpa mengeluarkan biaya bagi istri dan anaknya. Saat itu jika tidak memiliki penjaminan, akan banyak biaya yang dikeluarkan untuk perawatan tersebut.

Syodikin juga merasa bersyukur karena dimudahkan dalam setiap mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Bagi masyarakat yang belum memiliki kepesertaan JKN-KIS, ia mengimbau, agar segera mendaftar. Adapun ia juga berharap program Program JKN-KIS bisa tetap berjalan.

"Dalam setiap pelayanan BPJS Kesehatan selalu ada peningkatan dari tahun ke tahun, selalu ada saja inovasi dan kemudahan dalam memberikan layanan kesehatan untuk masyarakat. Saya pribadi dan keluarga sangat terbantu dengan hadir nya program JKN-KIS ini karena menjadi penolong, juga sebagai senjata darurat ketika sakit dan mendesak," kata dia.

"Programnya selalu jadi andalan saya untuk kesehatan keluarga. Pelayanan yang diberikan semakin baik. Harapan kami sekeluarga program JKN-KIS ini terus berlanjut dan semakin banyak menolong masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan," lanjut Syodikin.

(prf/ega)