Jokowi Tetapkan Purnapaskibraka 2021 Jadi Duta Pancasila

Erika Dyah - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 13:02 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo menetapkan Purnapaskibraka tahun 2021 sebagai Duta Pancasila. Ia pun memberi pengarahan kepada para Purnapaskibrakan dan menyampaikan keinginannya agar nilai-nilai Pancasila dibumikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kenapa Saudara-Saudara semuanya dijadikan Duta Pancasila? Kita ingin Pancasila ini menjadi ideologi yang bekerja sehingga harus kita bumikan dalam kehidupan kita sehari-hari, bukan hanya slogan, bukan hanya hafalan, seperti tadi disampaikan oleh Bu Mega. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus menjadi panduan, harus menjadi inspirasi bagi seluruh anak bangsa dalam karya nyata di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ungkap Presiden Jokowi dalam keterangan tertulis, Kamis (19/8/2021).

Pada kegiatan yang berlangsung Rabu (18/8) di Istana Merdeka, Jokowi mengungkap pemilihan Purnapaskibraka menjadi Duta Pancasila juga didasari pentingnya membumikan Pancasila dengan cara-cara baru dan pendekatan yang lebih kekinian. Sehingga, nilai-nilai Pancasila bisa tertanam di generasi muda.

Untuk itu, Presiden mengapresiasi pemilihan para putra-putri terbaik bangsa tersebut sebagai Duta Pancasila.

"Ini sebuah langkah terobosan karena anggota Paskibraka merupakan putra-putri terbaik, putra-putri pilihan dari seluruh penjuru Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Mendapatkan tugas yang tidak ringan yaitu memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan anak-anak muda dan yang paling penting juga menjaga agar Pancasila tetap kokoh, sebagai pemersatu bangsa," paparnya.

Menurutnya, Indonesia sebagai sebuah negara yang besar memiliki penduduk dalam jumlah besar, suku yang beragam, hingga bentangan ribuan pulau yang memanjang dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya itu, Bangsa Indonesia juga memiliki adat, tradisi, hingga agama yang beragam. Akan tetapi, lanjutnya, semua perbedaan tersebut dapat disatukan oleh ideologi Pancasila.

"Nggak ada negara yang seberagam kita ini, nggak ada. Siapa yang bisa mempersatukan? Ya ideologi kita," tegasnya.

Oleh karena itu, Jokowi menaruh harapan besar terhadap para Purnapaskibraka karena semuanya memiliki talenta-talenta yang hebat di berbagai bidang. Ia menilai hal ini dapat menjadi kekuatan yang harus terus dirawat ke depannya.

"Saya harapkan Saudara-Saudara nanti bisa menjadi motivator bagi anak-anak muda yang lainnya, berbagi pengalaman, mendorong prestasi, membentuk kesadaran akan nilai-nilai, dan tergerak untuk merajut simpul-simpul persatuan, menjadi pelopor perubahan dan kemajuan yang bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan negara," tandas Jokowi.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi dalam laporannya menjelaskan terdapat 11.173 Paskibraka dari 31 provinsi dan 225 kabupaten/kota yang telah melaksanakan pembinaan ideologi Pancasila. Adapun program pembinaan bersama BPIP ini menjadi bagian dalam tahapan pembentukan Paskibraka yang telah dimulai sejak 5 April 2021.

"Pembinaan ideologi Pancasila dilaksanakan mulai dari tahapan seleksi dan rekrutmen di tingkat kabupaten/kota melalui materi tes kepancasilaan," kata Yudian.

Ia menambahkan Purnapaskibraka Duta Pancasila akan mendapat pembinaan berkelanjutan dari BPIP dalam organisasi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia atau DPPI yang dibentuk dari tingkat nasional, hingga tingkat kabupaten/kota untuk pengarusutamaan Pancasila.

"Paskibraka sebelum tahun 2021 secara bertahap juga akan mengikuti pembinaan ideologi Pancasila dan yang telah memenuhi persyaratan akan ditetapkan menjadi Purnapaskibraka Duta Pancasila," imbuhnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

(mul/ega)