Alasan Pemkab Kuansing soal Tak Ada Upacara Berujung Remaja Turunkan Bendera

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 11:44 WIB
Viral remaja turunkan bendera gegara tak ada petugas upacara (dok. istimewa)
Viral remaja turunkan bendera gegara tak ada petugas upacara. (Dok. Istimewa)
Kuansing -

Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby buka suara soal penurunan bendera oleh remaja bercelana pendek karena tak ada petugas upacara penurunan bendera saat HUT ke-76 RI. Suhardiman menyebut petugas sempat ke lokasi, namun bendera sudah tidak ada.

"Kita ikuti aturan yang telah baku ya, mulai penaikan bendera, detik proklamasi, remisi, sampai penurunan bendera virtual. Virtual itu selesai pukul 17.15 WIB," kata Suhardiman saat dimintai konfirmasi, Kamis (19/8/2021).

Suhardiman mengatakan petugas datang pukul 18.15 WIB ke lokasi. Tetapi, katanya, bendera Merah Putih yang dinaikkan pada pagi hari saat upacara HUT RI ke-76 sudah tak ditemukan.

"Kita tanya petugas, pukul 18.15 WIB sudah nggak ada bendera. Secara aturan begitu, kita tahu virtual dengan Presiden baru saja selesai sekitar pukul 17.45 baru di Istana," katanya.

Dia mengatakan seharusnya penurunan bendera dilakukan oleh petugas yang ditunjuk. Dia menduga ada orang yang usil sehingga bendera diturunkan tanpa diketahui petugas.

"Untuk penurunan hanya petugas yang ditunjuk. Kadang-kadang ada yang usil, mau diturunkan sudah nggak ada bendera di lokasi," kata Suhardiman.

Sebelumnya, beredar video menunjukkan dua remaja berkaus dan bercelana pendek serta seorang wanita dengan baju hitam menurunkan bendera Merah Putih. Peristiwa itu terjadi di Lapangan Limuno, Selasa (17/8), pukul 18.00 WIB. Dalam video viral itu, terlihat tiga remaja tersebut menurunkan bendera Merah Putih secara perlahan.

Mereka sempat melakukan hormat bendera. Suasana di lokasi terlihat sepi dan gerimis. Setelah bendera turun, para remaja itu melipat bendera dengan rapi.

Salah satu warga menceritakan apa yang terjadi di lokasi tersebut. Warga bernama Jacky tersebut mengatakan para remaja itu menurunkan bendera karena tak ada petugas ataupun Paskibra yang bertugas melakukan upacara penurunan bendera Merah Putih pada 17 Agustus.

"Tidak ada orang berseragam dinas pakai baju paski (Paskibra) juga tak ada. Ada anak-anak, saya bilang ini sudah magrib, pagi di sini upacara 17-an, harusnya sore diturunkan di sini," katanya.

(ras/haf)