Round-Up

Sungguh Tak Ada Akhlak Kelakuan Marbut Masjid Cabuli Belasan Anak

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 21:38 WIB
Makassar -

Seorang pria marbut masjid di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berinisial KA (65) ditangkap polisi lantaran melakukan tindakan tidak berakhlak. KA ditangkap karena aksi bejatnya mencabuli 16 anak di bawah umur.

"Pelaku dilaporkan telah mencabuli anak di dalam masjid. Jumlahnya terbilang banyak, ada 16 orang," kata Kanit PPA Polrestabes Makassar Iptu Rivai kepada wartawan, Selasa (17/8/2021).

Aksi bejat KA mencabuli anak-anak itu ketahuan oleh rekaman CCTV di lokasi. Rekaman itu, kata Rivai, tersebar secara berantai di handphone.

"Aksi pelaku itu terekam CCTV. Kemudian, video itu beredar berantai di handphone," ucap Rivai.

Berdasarkan informasi, belakangan terungkap bahwa lokasi dalam rekaman CCTV tersebut berada di Panakkukang, Kota Makassar. Bahkan orang tua korban sempat menyaksikan video yang beredar tersebut hingga melaporkannya ke polisi.

Rivai mengungkap, berdasarkan hasil penyelidikan polisi, KA sudah melancarkan aksinya sejak tiga bulan lalu atau pada awal Mei 2021. Polisi juga mengungkap korban KA mencapai 16 orang sejauh ini.

"Setelah ditelusuri lewat berbagai sumber, disinyalir perbuatan pelaku sudah berulang kali dan jumlah korban mencapai belasan orang," ungkap Rivai.

Menurut Rivai, pelaku KA memanfaatkan pekerjaannya sebagai marbut masjid dengan untuk membujuk anak-anak perempuan yang bermain di area masjid dengan uang. Korban yang tergiur kemudian dibawa ke dalam masjid.

"Pelaku memilih waktu-waktu pada saat melakukan aksinya," pungkas Rivai.

Pelaku Bujuk Korban dengan Uang Rp 20 Ribu

Modus KA melakukan pencabulan kemudian diungkap oleh pihak kepolisian. KA beraksi dengan cara mengiming-imingi korban dengan uang Rp 20 ribu.

"Pelaku mengiming-imingi uang antara Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu kepada anak-anak yang masuk dalam masjid," ucap Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando kepada wartawan.

KA awalnya merayu korban dengan iming-iming uang Rp 20 ribu. Setelah termakan rayuan, KA pun melancarkan aksi bejatnya dengan meraba kemaluan korban.

"Ketika anak-anak bersedia, maka pelaku melakukan aksinya (mencabuli korban)," ungkap Lando.

Akibat perbuatannya pun, KA kini ditetapkan sebagai tersangka. Dia pun terancam pidana 15 tahun penjara.

"Pasal yang disangkakan 82 ayat 1 Undang-Undang 17 Tahun 2017 tentang Perlindungan Anak," katanya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.