Gugatan MAKI Vs Puan Disidang Besok, Boyamin Siap Hadapi Arteria

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 15:58 WIB
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendatangi gedung KPK. Kedatangannya untuk beri bukti tambahan terkait pelanggaran kode etik Ketua KPK, Firli Bahuri.
Boyamin Saiman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

PTUN Jakarta telah menjadwalkan sidang gugatan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) dan Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani. Sidang perdana akan digelar besok.

"Hari ini, Rabu tanggal 18 Agustus 2021, PTUN Jakarta melalui sistem e court (online internet) telah memanggil Kuasa Hukum MAKI dan LP3HI untuk menghadiri sidang perdana dengan agenda Dismisal perkara gugatan di PTUN Jakarta dengan register perkara nomor 191/G/2021/PTUN Jakarta. Persidangan perdana akan dilaksanakan besok pada tanggal 19 Agustus 2021 jam 10.00 WIB," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, kepada wartawan, Rabu (18/8/2021).

Boyamin mengatakan dirinya menunggu kehadiran politikus PDIP Arteria Dahlan. Sebab, sebelumnya, Arteria Dahlan menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan terhadap Puan Maharani.

"Kami sangat menantikan kehadiran Arteria Dahlan yang sebelumnya telah menyatakan akan hadir pada persidangan PTUN dalam perkara ini. Sisi lain, aku sendiri akan hadir langsung besok di PTUN Jakarta untuk menyambut kehadiran Arteria Dahlan," ujarnya.

MAKI-LP3H Gugat Puan Maharani

Sebelumnya, MAKI dan LP3HI resmi menggugat Ketua DPR RI Puan Maharani ke PTUN Jakarta. Puan digugat menyangkut seleksi calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Gugatan ke PTUN sudah resmi didaftarkan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Selasa (10/9/2021).

Gugatan MAKI dan LP3HI telah terdaftar di laman resmi PTUN Jakarta. Gugatan ini bernomor perkara 191/G/2021/PTUN Jakarta.

"Hari ini, kuasa hukum MAKI dan LP3HI (terdiri dari Marselinus Edwin Hardian SH dan Lefrand Kindangen SH) telah resmi mendaftarkan gugatan di PTUN Jakarta dan telah mendapat register perkara nomor 191/G/2021/PTUN Jakarta," ujar Boyamin.

Boyamin mengatakan Puan Maharani telah menerbitkan Surat Ketua DPR nomor PW/09428/DPR RI/VII/2021 tanggal 15 Juli 2021 kepada pimpinan DPD RI tentang Penyampaian Nama-nama Calon Anggota BPK RI berisi 16 orang. Ada 2 nama yang menurut Boyamin dipaksakan lolos, sehingga digugat.

"Gugatan ini bertujuan membatalkan surat tersebut dan termasuk membatalkan hasil seleksi calon anggota BPK yang tidak memenuhi persyaratan dari kedua orang tersebut," ucapnya.

Arteria Dahlan Siap Hadapi Gugatan MAKI

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Arteria Dahlan mengaku dirinya bakal menghadapi gugatan tersebut. Arteria Dahlan mengatakan DPR akan membentuk tim menghadapi gugatan MAKI dkk. Arteria meyakini apa yang sudah dikerjakan DPR terkait seleksi calon anggota BPK sudah sesuai koridor hukum.

"Pada prinsipnya kita menghormati gugatan yang sudah diajukan ke PTUN," kata Arteria kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

"Tentunya kami akan mempersiapkan diri dan melakukan pencermatan serta menghadapi proses gugatan ini dengan sehebat-hebatnya, sehormat-hormatnya, dan sekeras-kerasnya, satu dan lain hanya untuk memastikan bahwa hal-hal yang sudah dikerjakan oleh DPR tersebut ya memang sudah sesuai menurut hukum," lanjut Arteria.

Simak juga Video: Survei IPO: Promo Baliho Belum Efektif, Elektabilitas Puan Rendah

[Gambas:Video 20detik]



(eva/tor)