Mantan Hakim Konstitusi Muhammad Alim Meninggal Dunia

ADVERTISEMENT

Mantan Hakim Konstitusi Muhammad Alim Meninggal Dunia

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 10:22 WIB
Mantan hakim konstitusi Muhammad Alim
Mantan hakim konstitusi Muhammad Alim meninggal dunia di usia 76 tahun. (dok. MK)
Jakarta -

Mantan hakim konstitusi Muhammad Alim meninggal dunia di usia 76 tahun. Muhammad Alim merupakan hakim konstitusi periode 2008-2015 dari unsur Yudikatif/Mahkamah Agung.

"Innalilahi wa innailihi rojiun. Telah meninggal dunia Bapak Muhammad Alim pagi ini pukul 06.00 WIB di Makassar," kata juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono kepada wartawan, Rabu (18/8/2021).

MK menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Muhammad Alim. Semasa bertugas di MK, Muhammad Alim dikenang sebagai hakim yang amanah, penuh integritas, dan berjiwa negarawan.

"Rencana dimakamkan di TMP Makassar," ujar Fajar.

Kolega Muhammad Alim, hakim konstitusi Arief Hidayat, mengakui Alim telah menorehkan prestasi melalui sumbangan pemikiran dan konsep melalui putusan-putusan MK. Menurut Arief, Alim juga telah menciptakan warna tersendiri bagi putusan MK.

Hal itu diketahui dari putusan-putusan MK yang religius. "Warna Ketuhanan Yang Maha Esa, warna islami dari putusan-putusan Mahkamah Konstitusi itu memang betul menghiasi banyak putusan Mahkamah Konstitusi, terutama berasal dari pemikiran-pemikiran Yang Mulia Bapak Dr. Muhammad Alim," ungkap Arief dalam acara pisah-sambut Muhammad Alim pada April 2015.

Arief menyatakan kekagumannya terhadap sosok Alim. Menurut Arief, Alim merupakan teman diskusi yang sering memberikan pemahaman bagaimana menjaga independensi, imparsialitas, dan keteguhan seorang hakim.

"Saya sering berdiskusi dengan beliau (Alim), mendapat pencerahan dari beliau akan bagaimana menjaga independensi, imparsialitas, keteguhan seorang hakim, karena beliau adalah seorang hakim yang di mulai dari bawah yang kemudian menjadi seorang negarawan yang mengabdi di Mahkamah Konstitusi," tutur Arief, yang juga Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Lihat juga video 'Eks Manajer Timnas Indonesia Andi Darussalam Tabusalla Meninggal Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



Simak perjalanan hidup Alum hingga menjadi hakim konstitusi di halaman selanjutnya.

Muhammad Alim lahir pada 21 April 1945. Ia menghabiskan masa kecilnya di Batu Sitanduk, Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Alim kecil kurang beruntung. Ayahnya, Singgih, meninggal dunia selang beberapa tahun setelah Alim lahir.

Sejak saat itu, hanya ibunya, Zaenab, dan kedua bibi yang mengasuh dan membesarkannya. Dengan menjahit, bibinya mengumpulkan rupiah untuk Alim hingga Alim kuliah dan menggondol gelar sarjana hukum dari Universitas Hasanuddin pada 1974.

"Saya sekolah bukan karena ibu saya sanggup, tapi karena dibiayai oleh adik ibu saya," kata Alim mengenang masa kuliahnya sebagaimana dikutip dari website MK.

"Jarak antara kampus dengan rumah famili tempat saya menumpang 5 km. Kalau harus jalan kaki tak sanggup. Mau bayar becak dari mana duitnya?" sambung Alim.

Setahun kemudian, ia menjadi CNPS di Pengadilan Tinggu Ujung Pandang. Lima tahun kemudian, ia menjadi hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sinjai.

Setelah itu, ia berpindah-pindah tugas mengadili berbagai perkara di Indonesia. Seperti di PN Poso, PN Serui, PN Wamena, PN Surabaya, Pengadilan Tinggi (PT) Jambi, PT DKI Jakarta, PT Kendari sebagai Wakil Ketua dan diangkat sebagai Ketua PT Sulawesi Tenggara. Selain menyidangkan perkara, Muhammad Alim meneruskan kuliahnya hingga meraih gelar doktor.

Pada 26 Juni 2008, Muhammad Saleh akhirnya disumpah sebagai hakim konstitusi oleh Presiden RI.

(asp/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT