Naikkan Posisi Tawar RI, Australia Harus Diisolasi
Sabtu, 01 Apr 2006 14:00 WIB
Jakarta - Kebijakan pemerintah Australia kerap membuat Indonesia tak berkutik. Untuk menaikkan posisi tawar tersebut, Indonesia harus berani mengisolasi Australia pada semua bidang."Sebenarnya ada banyak cara, tapi dengan mengisolasi Australia di berbagai bidang itu akan menaikkan posisi tawar Indonesia," kata Reni Winata, pengamat politik kajian Australia dari Universitas Indonesia (UI).Hal itu diungkapkan Reni, usai menjadi pembicara bincang Sabtu yang mengangkat tema polemik RI-Australia, di sebuah kafe di Plaza Semanggi, Jakarta, Sabtu (1/4/2006).Salah satu upaya isolasi itu, menurut Reni, dengan tidak mengindahkan kemauan negeri Kangguru itu."Seperti saat ini yang akan membicarakan perjanjian keamanan dengan Australia, sudah tidak usah dibicarakan karena akan menguntungkan Australia," tutur Reni memberi contoh.Selama ini, ungkap Reni, perjanjian yang dilakukan RI dan Australia lebih banyak memberikan manfaat kepada negara bekas jajahan Inggris tersebut."Seperti contohnya perjanjian keamanan untuk mengatasi terorisme," ujarnya.Menanggapi usulan isolasi Australia tersebut, Jubir Deplu Desra Percaya seperti biasa mengatakan, RI tidak bisa langsung melakukan kebijakan seperti itu.Desra hanya mengatakan, pihaknya akan menampung semua usulan yang datang dari masyarakat mengenai kelanjutan hubungan diplomatis dengan Australia."Ada perbedaan berpikir antara pihak akademis dan kami yang bergelut langsung dalam diplomasi ini, namun usulan tersebut akan kita tampung," kata Desra.
(ir/)











































