Proses Hukum bagi Praka AMT yang Halangi Ambulans Bawa Bayi Kritis

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 09:02 WIB
Viral ambulans dihalangi pemotor berseragam instansi (Dok.istimewa)
Viral ambulans dihalangi pemotor berseragam 'instansi' (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Pemotor yang memakai seragam 'instansi' diduga menghalangi ambulans yang sedang membawa bayi kritis di Jakarta Timur (Jaktim) itu ialah Praka AMT. Dia diproses hukum oleh TNI AD gara-gara ulahnya tersebut.

Peristiwa Praka AMT diduga menghalangi ambulans itu sebetulnya telah dimediasi. Namun TNI AD tetap melanjutkan proses hukum yang berlaku guna menegakkan komitmen dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.

"Tindakan tegas terhadap oknum prajurit yang melakukan pelanggaran sudah menjadi tekad dan komitmen Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam rangka membangun profesionalisme TNI AD yang berintegritas serta taat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," bunyi keterangan tertulis Dinas Penerangan TNI AD di website tniad.mil.id, seperti dilihat Senin (16/8/2021).

Praka AMT diduga sengaja menghalangi laju ambulans yang saat itu membawa pasien di daerah Otista Raya, Jakarta Timur, pada Jumat (13/8). Atas perbuatannya itu, yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkannya.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Praka AMT mulai Sabtu (14/8) menjalani proses pemeriksaan sesuai dengan hukum yang berlaku," tulis web TNI AD.

Viral di Medsos

Kasus ini bermula saat ambulans yang dikemudikan oleh Gholib Nur Ilham menyenggol pemotor berseragam 'instansi'. Tidak terima, pemotor berseragam 'instansi' itu lalu memukul kaca depan ambulans dan sempat mencoba menghadang laju ambulans.

"Setelah itu, dia ambil kiri. Setelah mobil boks ambil kiri, ternyata saya nggak ngeh pemotor itu ngejar kita di samping, berada di samping ambulans kita, dan langsung gebrak kaca kita. Spontanitas kaget, cuma masih bisa kontrol emosi karena saya mikir pasien saya," ujar Gholib, Jumat (13/8).

Gholib tidak menggubris perlakuan pemotor. Saat itu dia fokus mengantar pasien bayinya.

Pasien itu sampai di Rumah Sakit Budhi Asih pada Kamis (12/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban sempat dirawat, nyawa bayi itu tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (13/8).

"Kita dikabari dari pihak keluarga bidan kita yang bantu menangani pasien bahwa pasien kita yang kemarin kita bawa ke RSUD Budhi Asih, dia sudah berpulang ke Rahmatullah sekitar Subuh, meninggal di rumah sakit," pungkas Gholib.

Simak Video: Viral Pemotor Seragam 'Instansi' Halangi Ambulans Bawa Bayi Kritis

[Gambas:Video 20detik]



(fas/gbr)