Ketua MUI soal Fenomena Pilih Tak Miliki Anak: Itu Hak, tapi Salahi Kodrat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 05:58 WIB
Abdullah Jaidi
Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Abdullah Jaidi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti fenomena pasangan suami istri untuk tidak mempunyai anak. Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Abdullah Jaidi, menyebut hal itu merupakan hak pasangan.

"Dari sudut pandang hak pasangan suami istri, itu adalah hak mereka," kata Abdullah Jaidi kepada wartawan, Senin (16/8/2021) malam.

Namun, katanya, hal itu akan salah jika dilihat dari sudut pandang Islam. Menurutnya, memilih untuk tidak memiliki anak menyalahi kodrat perkawinan.

"Tetapi dalam sudut pandang Islam menyalahi kodrat kemanusiaan dalam perkawinan. Apabila kodrat ini tidak dilaksanakan maka akan timbul kekosongan jiwa dan kestabilan rumah tangga," ujarnya.

Abdullah menyebut Allah mengatur rezeki setiap pasangan serta keturunannya. Menurut, Abdullah, anak merupakan pelipur hati dan penyeimbang kehidupan.

"Keturunan justru menjadi pelipur hati dan penyimbang kehidupan. Inilah sunnatullah bagi hamba-hamba-Nya. Barang siapa melawan sunnatullah ini pasti akan berakibat pada ketidakstabilan hidupnya," ujar Abdullah.

"Jasa seorang ibu yang memiliki anak dan mendidiknya dijamin surga oleh Allah SWT. Karena surga berada di bawah telapak kaki ibu. Suasana menyusui adalah belahan kasih sayang ibu yang akan mengantarkan kasih sayang Allah SWT kepada ibu tersebut," lanjutnya.

Fenomena Tidak Mau Punya Anak

Fenomena tidak mau memiliki anak ini salah satunya disampaikan oleh YouTuber, Gita Savitri. Dia sempat bicara soal alasannya memilih tidak memiliki anak bersama pasangannya. Menurutnya, memiliki anak atau tidak itu adalah sebuah pilihan dalam hidup.

"Kak kalau seandainya tiba-tiba dikaruniai anak gimana perasaannya?" tanya seorang warganet.

"Di kamus idup gue, 'tiba-tiba dikasih' is very unlikely (sangat tidak mungkin)," ujar Gita Savitri dalam sebuah unggahan Instagram Stories.

"IMO (Menurut pendapatku) lebih gampang nggak punya anak daripada punya anak. Karena banyak banget hal preventif yang bisa dilakukan untuk tidak punya anak," ujar YouTuber yang kini masih tinggal di Jerman tersebut.Menurutnya, memiliki anak adalah tanggung jawab yang besar. Dia berpendapat sebaiknya harus ada rencana yang matang sebelum memutuskan memiliki anak. Istri Paul Andre Partohap ini juga mengaku sadar kalau pilihannya bakal menimbulkan pro dan kontra.

Tonton juga Video: Blak-blakan Dr Susanto, Mendadak Yatim/Piatu Saat Pandemi

[Gambas:Video 20detik]



(isa/haf)