Menkes: PeduliLindungi Akan Hadir di Semua Sektor Kegiatan Sehari-hari

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 21:31 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya akan menerapkan sistem aplikasi PeduliLindungi di semua sektor. Tak hanya di pusat perbelanjaan, tetapi juga akan diuji coba di semua sektor seperti sektor industri, pendidikan hingga keagamaan.

"Nah Pak Menko sudah mulai dengan mal kita sudah pasangkan sistem protokol kesehatan berbasis teknologi digital di lebih dari 180 mal, dan sekarang kita sudah uji coba itu sudah 1 juta orang yang kita checking," kata Budi, dalam konferensi pers di YouTube Setpres, Senin (16/8/2021).

Dia mengatakan nantinya akan ada uji coba penerapan PeduliLindungi di seluruh sektor. Hal itu agar dapat menerapkan protokol kesehatan tetapi sekaligus menjaga aktivitas kegiatan masyarakat tetap berjalan.

"Nah kita nanti atas permintaan Pak Menko kita juga akan coba itu ke industri, kita akan coba itu ke transportasi darat laut udara, kita akan masuk itu ke keagamaan, kemudian pendidikan, pariwisata, jadi semua kegiatan kehidupan kita sehari-hari akan di-adjust protokol kesehatannya dengan menerapkan teknologi digital," ujar Budi.

Sementara itu Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan diperkirakan pandemi akan berlangsung lama sehingga pemerintah akan menyiapkan protokol kesehatan. Luhut mengatakan nantinya akan diuji coba juga PeduliLindungi di sektor industri agar perusahaannya dapat beroperasi 100 persen.

"Selain pusat perbelanjaan mal pemerintah juga akan uji coba protokol kesehatan untuk perusahaan-perusahaan orientasi ekspor dan orientasi domestik dilakukan oleh Kementerian Perindustrian," kata Luhut.

Adapun total karyawan yang akan mengikuti uji coba ini mencapai lebih dari 390 ribu orang. Luhut mengatakan industri tersebut akan diizinkan beroperasi 100 persen dengan penerapan minimal 2 shift.

"Para perusahaan tersebut wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, juga untuk menskrining terhadap karyawan dan non karyawan yang masuk ke lokasi pabrik," ungkapnya.

(yld/idn)