Menang Mutlak, Khofifah Jabat Lagi Ketum Muslimat NU
Sabtu, 01 Apr 2006 06:04 WIB
Batam - Proses pemilihan Ketua Umum Muslimat NU yang berlangsung selama tiga jam sejak pukul 01.00 WIB Sabtu (1/4/2006) berlangsung hanya dalam satu putaran. Seperti diduga sebelumnya Khofifah Indar Parawansa terpilih dengan mengantungi 341 suara dari 407 peserta kongres yang mempunyai hak suara.Khofifah menyisihkan calon lainnya yakni Musdah Mulia dengan 47 suara, Makssusoh 3 suara, Mahfudhoh 15 suara, Baiturrahman 1 suara dan satu suara dinyatakan gagal.Menurut aturan tata tertib dalam pasal 3 bahwa syarat total calon harus didukung 99 suara. Hal ini berarti tidak ada lagi calon lain yang bisa menandingi keunggulan suara Khofifah."Secara aklamasi beliau terpilih menjadi Ketua Umum Muslimat NU 2006-2011," kata Ketua Presidium Pemilihan Ella Muhammad di Asrama Haji Batam, Kepulauan Riau.Usai kemenangan diumumkan, sholawat berkumandang di Gedung Asrama Haji Batam. Ibu-ibu Muslimat NU terlihat berangkulan dan mengeluarkan air mata.Selain itu mereka juga berebut mengucapkan selamat kepada Khofifah. Selama penghitungan suara berlangsung pun ketika nama Khofifah disebutkan para peserta banyak yang mengucapkan kata dukungan.Sedangkan Khofifah yang mengenakan pakaian muslim berwarna hijau terlihat tersenyum dan menumpahkan air mata begitu namanya terpilih menjadi Ketua Umum Muslimat NU 2006-2011. Ketika ditemui wartawan usai acara pemilihan Ketua Komisi VI DPR ini mengatakan akan membuat bagaimana kedepannya Muslimat NU menjadi lebih baik. "Kongres ini bagaimana mempertahankan NU dan menyelamatkan organisasi dari pengaruh liberalisme," ujar Khofifah.Khofifah pun mengaku akan membawa Muslimat NU kepada kepentingan untuk menjaga eksistensi NU. "Saya akan melakukan kombinasi antara yang tua agar suistanable dan muda untuk improvement," paparnya. Usai terpilih Khofifah pun harus dihadapkan dengan tugas membentuk tim formatur untuk membentuk struktur pengurus organisasi. Direncanakan pukul 11.00 WIB siang ini acara kongres yang berlangsung selama 5 hari itu akan ditutup.
(ahm/)











































