Gempa Kembali Guncang Iran, 66 Warga Tewas
Jumat, 31 Mar 2006 22:01 WIB
Jakarta - Musibah gempa menerpa negara yang sedang dilanda krisis politik berkepanjangan terkait pengadaan senjata nuklir, Iran. Tiga gempa berkekuatan 5,7 SR mengguncang desa-desa di Selatan Iran Jumat (31/3/2006). Dalam peristiwa tersebut menewaskan 66 warga dan 1.200 warga lainnya luka-luka. "Setidaknya terdapat 13 kali getaran dan hentakan yang bersumber dari sebuah gunung berapi pada malam hari sebelumnya," kata peneliti Institut Geofisika Theran seperti dikutip kantor berita Associated PressPusat survei geologi Amerika melaporkan gempa berkekuatan 5,7 SR itu terjadi sekitar pukul 05.00 pagi waktu setempat atau pukul 08.30 WIB. Sekitar 15 menit kemudian dari getaran pertama kemudian diikuti getaran selanjutnya berkekuatan 4,7 SR.Padahal daerah tersebut juga dihentakan gempa berkekuatan sama pada hari sebelumnya berdasarkan data dari badan geologi Amerika yang melakukan monitor gempa di seluruh dunia.Gempa ini terjadi di pusat kota Boroujerd dan Doroud yang merupakan dua kota industri atau sekitar 210 mil barat daya ibu kota Iran, Theran.Kepala penanggulangan bencana lokal Iran, Ali Barani mengatakan, sekitar 200 desa telah hancur akibat gempa tersebut. "Bahkan beberapa bangunan di lokasi tersebut rusak parah," kata Barani di sebuah rumah sakit tempat penyelamatan para korban gempa.Sebuah stasiun televisi milik pemerintah menyatakan, mayoritas korban yang berjumlah 66 orang ditemukan dari reruntuhan rumah di Silakhor, sebuah distrik di utara Doroud. Ketika itu warga sedang terlelap tidur. Seketika itu mereka berlari menuju jalanan dan menolak kembali ke rumah mereka masing-masing."Kami takut kembali ke rumah. Kami terpaksa malam ini bisa berkumpul bersama keluarga di alam terbuka," kata Walikota Doroud Mahmoud Chaharmiri.
(ahm/)











































