Jokowi Tak Singgung Pemberantasan Korupsi di Sidang Tahunan MPR, Mengapa?

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 14:43 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menyinggung isu pemberantasan korupsi dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR 2021. Kendati demikian, Stafsus Mensesneg Faldo Maldini menegaskan Jokowi tetap berkomitmen dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih.

"Tentu saja karena terbatasnya waktu dalam pidato tidak bisa semua persoalan di-highlight oleh Presiden dalam Pidato Kenegaraan kali ini. Presiden tetap punya komitmen yang tegas dalam pemberantasan korupsi, termasuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, dan inovasi dalam reformasi birokrasi," kata Faldo kepada wartawan, Senin (16/8/2021).

Faldo kemudian menjelaskan mengenai Online Single Submission (OSS). Faldo yakin OSS bisa memutus potensi korupsi di Indonesia.

"Tadi sudah disebut Online Single Submission (OSS), sebuah inovasi dan terobosan sistem yang bisa mempercepat dan memudahkan perizinan usaha. Kita butuh lebih banyak wirausaha baru untuk membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja," ujar Faldo.

"Dengan adanya OSS ini juga berarti memutus potensi rantai korupsi di birokrasi, ini juga jadi komitmen yang Presiden tunjukkan, bukan hanya dengan kata-kata, tapi kita jawab dengan kerja dan pemenuhan tanggung jawab," sambung dia.

T,erlepas dari itu, Faldo mengajak semua elemen untuk bersatu. Indonesia diharapkan segera terbebas dari pandemi COVID-19.

"Saat ini, di hari kemerdekaan ini seruan persatuan menjadi yang paling penting. Sebagai komitmen bersama bagi kita, keluar dari persoalan-persoalan yang di depan mata. Kita full konsentrasi untuk penanganan pandemi dan keluar dari krisis ekonomi yang turut menyertai," imbuh Faldo.

Sementara itu, juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, menjelaskan bahwa Jokowi sudah berbicara mengenai kontrol antar lembaga negara. Itu dilakukan demi keselamatan rakyat.

"Presiden menekankan 'pentingnya saling kontrol antar-lembaga negara' dalam memastikan keselamatan rakyat sebagai hukum yang tertinggi," ujar Fadjroel secara terpisah.

Seperti diketahui, Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR 2021 pada pagi tadi. Jokowi berbicara banyak mengenai pandemi COVID-19.

Namun Jokowi tak menyinggung sama sekali isu pemberantasan korupsi. Jokowi hanya berbicara mengenai pentingnya pengawasan antar lembaga negara.

"Keseimbangan dan saling kontrol antar-lembaga negara sangatlah penting dalam sistem ketatanegaraan kita. Tetapi, kerja sama, sinergi, serta kerelaan untuk berbagi beban dan tanggung jawab, justru lebih utama dalam menghadapi pandemi," ujar Jokowi.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada lembaga-lembaga negara, juga kepada Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Ombudsman Republik Indonesia, termasuk Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum, atas dukungannya yang konsisten dan produktif selama ini," sambung Jokowi.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Jokowi Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun 8,3-9% di Tahun Depan

[Gambas:Video 20detik]