Paparan Jokowi soal BOR Turun dan Pengumuman Nasib PPKM

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 11:27 WIB
Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.
Ilustrasi pembatasan mobilitas selama PPKM (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Masa perpanjangan masa PPKM di Jawa dan Bali berakhir hari ini. Lanjut atau tidaknya kebijakan tersebut bakal diumumkan malam nanti.

Paparan Jokowi soal BOR Turun

Menjelang pengumuman nasib PPKM, Presiden Jokowi memaparkan mengenai bed occupancy rate (BOR) rumah sakit dan tempat isolasi di Jawa dan Bali selama pemberlakuan PPKM level 4. Jokowi bersyukur karena BOR di DKI Jakarta ada pada angka 29 persen.

"Alhamdulillah BOR di Jakarta sudah berada di kisaran 29,4 persen, di Jawa Barat 32 persen, di Jawa Tengah 38,3 persen, di Jawa Timur 52,3 persen," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (15/8).

Jokowi memaparkan bahwa BOR di Banten ada pada kisaran 33 persen. Sementara itu, BOR di RSDC Wisma Atlet Kemayoran juga mengalami penurunan.

"Di Banten 33,4 persen, di DIY 54,7 persen juga BOR di Wisma Atlet yang juga sudah turun di angka 19,64 persen," tutur dia.

Lebih lanjut, Jokowi juga memaparkan BOR rumah sakit secara nasional. Jokowi menyebut BOR nasional ada pada angka 48 persen.

"Dan secara nasional BOR nasional kita berada pada angka 48,14 persen," katanya.

Selain itu, Jokowi menyebut bahwa vaksinasi COVID-19 di Tanah Air sudah mencapai lebih dari 1 juta per hari. Tapi hal itu diminta Jokowi untuk terus ditingkatkan.

"Saya minta vaksinasi harian terus dipercepat dan saat ini vaksinasi harian kita sudah mencapai 1,6 juta per hari," kata Jokowi.

Dia membeberkan bahwa dalam seminggu terakhir testing COVID-19 per hari telah mencapai angka 130-140 ribu. Jokowi ingin itu juga terus ditingkatkan.

"Dan untuk indikator tracing kita di antara 5 sampai 7, pun ini masih berada dikategori sedang. Tapi saya patut apresiasi karena ada peningkatan," ucapnya.

Nasib PPKM Diumumkan Hari Ini

Pemerintah memutuskan mengevaluasi PPKM level 2-4 di Jawa-Bali seminggu sekali. Periode PPKM saat ini berlaku hingga Senin (16/8).

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, nasib PPKM diumumkan tiap Senin malam. Sementara sebelumnya oleh Presiden Joko Widodo, perpanjangan PPKM pada Senin (9/8) yang lalu disampaikan oleh Menko Kemartiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan, serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dari informasi yang diperoleh detikcom, ada sejumlah opsi yang dibahas oleh Presiden Jokowi dan jajarannya dalam rapat terbatas. Presiden Jokowi akan mengambil keputusan berdasarkan berbagai hal yang dibahas di rapat itu.

Kondisi Jakarta yang bukan lagi zona merah Corona menjadi salah satu pertimbangan. Hanya, ada pertimbangan lain mengenai kota penyangga di wilayah aglomerasi Jabodetabek. Muncul opsi agar PPKM level 4 tetap diterapkan di aglomerasi Jabodetabek, tapi ada pelonggaran.

Salah satu opsi pelonggaran yang dibahas adalah mengenai aturan di mal. Saat ini, ada uji coba pembukaan mal di 4 kota dengan kapasitas 25% dan syarat wajib vaksin. Jika efektif, ada opsi untuk melakukan uji coba penambahan kapasitas mal menjadi 50% di 4 kota tertentu.

Hal-hal ini masih berupa opsi-opsi yang dibahas pemerintah. Semua keputusan ini ditangani Presiden Jokowi selaku panglima tertinggi dalam penanganan COVID-19 di Indonesia seperti pernah diungkap oleh Luhut.

"Dengan struktur penanganan sekarang ini menurut hemat saya sudah sangat baik karena presiden menjadi panglima paling tinggi dalam penanganan ini. Sedangkan Menko Perekonomian dan saya sebagai komando-komando wilayah atau komando lapangan seperti organisasi di militer juga," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (9/7/2021).

Tonton video 'Jokowi Apresiasi BOR Nasional Turun Jadi 48,14%':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)