Dengar Curhat Pelaku UMKM, Gubernur Jateng Beri Solusi Bareng Shopee

Erika Dyah - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 10:24 WIB
Ganjar Saat Meresmikan Kampus Shopee
Foto: Shopee
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap pihaknya banyak menerima keluhan dari berbagai elemen masyarakat berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Adapun curhatan serta aduan ini ia dapatkan di media sosial, telepon, hingga aplikasi terutama dari para pelaku UMKM.

"Saya banyak sekali mendapat aduan, protes 'Pak Ganjar PPKM berhenti kapan?' Kita udah klenger. Beberapa hari yang lalu saya ngobrol sama UMKM, ternyata ada yang penjualannya naik 100%, tapi di sisi lain ada juga penjual yang belum bisa memanfaatkan peluangnya," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Senin (16/8/2021).

Guna mendukung para pelaku UMKM untuk bisa lebih memanfaatkan peluang di tengah pandemi, Ganjar berkolaborasi dengan Shopee meresmikan Kampus UMKM Shopee Semarang pada Minggu (15/8). Ia berharap dengan adanya Kampus UMKM ini para pelaku usaha dapat lebih memahami keunggulan produk hingga perjalanan untuk mendapatkan konsumen.

Tak hanya itu, Kampus UMKM Shopee yang digadang-gadang bakal memberi edukasi, pelatihan, dan pendampingan bagi para pelaku UMKM, khususnya di Jawa Tengah ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi UMKM yang kurang mengerti dan memahami peluang di platform digital.

"Kampus ini, para UMKM bisa mengerti cara jualan online itu seperti apa, dikasih jalan untuk ke konsumen, dan diajari gimana cara berjualan yang menarik. Kita berharap UMKM bisa semakin bangkit dan resilient (tangguh) untuk bisa terus mempromosikan barangnya. Peran marketplace semacam ini sangat diperlukan. Jadi teman-teman kalau masih belum mengerti bisa datang ke tempat ini dan gratis," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Direktur Shopee Handhika Jahja juga mengungkap pihaknya tengah mempersiapkan 4 kampus lain di kota-kota di Jawa Tengah. Ia mengatakan 4 Kampus UMKM Shopee ini akan didirikan di pusat-pusat UMKM di Jawa Tengah.

Adapun hal ini dilakukan Shopee dengan tujuan menjangkau titik sentra UMKM Jawa Tengah, serta memberi solusi dan pendampingan bagi para UMKM untuk dapat go digital.

Handhika menambahkan saat ini sudah ada 2 Kampus UMKM Shopee di Jawa Tengah, antara lain Kampus UMKM Shopee Ekspor di Solo dan Kampus UMKM Shopee Semarang. Ia berharap dengan hadirnya 5 Kampus UMKM Shopee nanti, ditambah Kampus UMKM Shopee Ekspor pihaknya dapat semakin memperkuat ekosistem digital UMKM di Jawa Tengah. Terlebih, Shopee menargetkan 700.000 UMKM Jawa Tengah akan Go Digital pada tahun depan.

"Tentu kami ingin UMKM di Jawa Tengah naik kelas. Tidak hanya Go Digital tapi juga berpotensi menembus pasar ekspor," papar Handhika.

Sebagai informasi, peresmian Kampus UMKM Shopee Semarang ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Shopee dan Pemprov Jawa Tengah serta Perjanjian Kerjasama Shopee dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat UMKM melalui pembinaan yang berkelanjutan. Diketahui, kegiatan ini bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke-71 pada Minggu (15/8).

(ncm/ega)