Penembakan Wisudawan Uncen untuk Pancing Amarah Warga

Penembakan Wisudawan Uncen untuk Pancing Amarah Warga

- detikNews
Jumat, 31 Mar 2006 10:39 WIB
Jakarta - Kasus penembakan terhadap seorang wisudawan Universitas Cendrawasih pada 28 maret lalu dinilai sebagai upaya untuk memancing amarah masyarakat Papua. Jika dilihat latar belakang korban, penembakan ini merupakan teror dengan sasaran acak."Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan berbagai upaya provokasi yang dilakukan. Karena upaya kontra seperti ini adalah usaha merusak perdamaian di Papua," ujar anggota Tim Advokasi Papua Tanah Damai (TAPTD) Johnson Panjaitan dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (31/03/2006).Menurutnya upaya teror dengan sasaran acak seperti ini serupa dengan apa yang terjadi di Poso, Palu, Ambon dan Aceh dalam tiga tahun terakhir. Johnson juga mengkhawatirkan langkah aparat kepolisian tidak mampu menghentikan kekerasan dan mengungkap motif dan pelaku teror.Untuk itu TAPTD mendesak Polri untuk segera mengumumkan hasil pemeriksaan barang bukti berupa proyektil dan jenis senjatanya. Selain itu Polri diminta untuk memprioritaskan perlindungan keamanan bagi saksi dan korban. "Kita minta kepada Presiden SBY untuk memberikan dukungan pokitik penuh kepada tokoh adat dan pemimpin agama agar penyelesaian masalah Papua dapat dilakukan secara komprehensif," ujar Johnson.Seperti diketahui pada Selasa 28 maret sekitar pukul 18.30 WIT seorang mahasiswa Uncen Asio Richard Iek (23) ditembak oleh orang tidak dikenal di halaman rumahnya. Tidak diketahui apa motif penembakan tersebut. Hingga kini korban masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Dian Harapan Waena, Abepura, setelah menjalani operasi pengangkatan proyektil yang bersarang di kandung kemihnya. (bal/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads