Kades Terpilih 4 Periode di Sumsel Terbentur UU Desa, BPD Minta Penjelasan ke MK

Andi Saputra - detikNews
Minggu, 15 Agu 2021 19:36 WIB
gedung mk
Gedung MK (Foto: 20detik)
Jakarta -

Rakyat Desa Sungai Ketupak, Cengal, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) berharap agar Nedi Suwiran bisa menjadi Kepala Desa (Kades) untuk keempat kalinya. Namun Nedi Suwiran ragu karena UU Desa membatasinya. Akhirnya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) meminta penjelasan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam berkas constitutional complain yang diajukan ke Panitera Mahkamah Konstitusi (MK) sebagaimana dikutip detikcom, Minggu (15/8/2021), Nedi Suwiran telah tiga kali menjadi Kades. Pelantikan pertama pada 1999 untuk lima tahun masa jabatan sesuai UU Nomor 22/1999. Lima tahun setelahnya, ia terpilih lagi menjadi Kades untuk 6 tahun masa jabatan dan dilantik berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2004.

Pada 2014 lahir UU Desa yang membolehkan Kades untuk menjabat tiga kali. Nedi Suwiran akhirnya terpilih lagi menjadi Kades untuk enam tahun berikutnya.

Nah, Agustus 2021 ini, Nedi Suwiran kembali diminta rakyatnya untuk menjadi Kades namun terbentur dengan UU Desa.

BPD yang diwakili Gunalan akhirnya meminta penjelasan dari MK terkait Pasal 39 UU Desa yang berbunyi:

Pasal 39

(1) Kepala Desa memegang jabatan selama 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

(2) Kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat menjabat paling banyak 3 (tiga) kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut.

Penjelasan:

Yang dimaksud dengan "terhitung sejak tanggal pelantikan" adalah seseorang yang telah dilantik sebagai Kepala Desa maka apabila yang bersangkutan mengundurkan diri sebelum habis masa jabatannya dianggap telah menjabat satu periode masa jabatan 6 (enam) tahun.

Kepala Desa yang telah menjabat satu kali masa jabatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 diberi kesempatan untuk mencalonkan kembali paling lama 2 (dua) kali masa jabatan. Sementara itu, Kepala Desa yang telah menjabat 2 (dua) kali masa jabatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 diberi kesempatan untuk mencalonkan kembali hanya 1 (satu) kali masa jabatan.

"Menyatakan ketentuan Pasal 39 dan Penjelasan Pasal 39 UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, bahwa perhitungan 3 masa jabatan Kepala Desa, dihitung mulai dilantiknya Kepala Desa berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2004," demikian bunyi permohonan Gunalan.

Gunalan menyebut Nedi Suwiran diminta kembali menjadi Kades karena telah berhasil membangun desa dan memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat desa dalam roda pemerintahan. Rakyatnya juga merasakan keberhasilan di bidang pembangunan, pemberdayaan dan kemasyarakatan.

"Atau apabila majelis hakim Mahkamah Konstitusi berpendapat lain, mohon diberikan putusan yang seadil-adilnya, mengingat ini merupakan hak dan keinginan masyarakat Desa Sungai Ketupak terkait pencalonan yang bersangkutan," ucap Gunalan.

(asp/lir)