Diplomasi Salam dan Jalan Kaki SBY-Blair
Jumat, 31 Mar 2006 08:03 WIB
Jakarta - Assalamu'alaikum! Ucapan ucapan salam itu mengagetkan puluhan orang wartawan di Kantor Presiden, Jakarta. Mahfum, yang mengucapkan adalah orang nomor satu di Inggris itu yakni Perdana Menteri (PM) Inggris, Tony Blair. Bule asli dan bukan bukan pemeluk agama Islam. Tapi sama sekali tak terdengar canggung melafalkan sapaan bagi umat muslim. Itulah yang ditunjukkan Blair. Wa'alaikumsalam, balas wartawan serentak. Ada yang sambil bertepuk tangan, mengacungkan jempol atau menggeleng-gelengkan kepalanya terseyum lebar. Dalam sekejap Blair telah meraih simpati. Kunjungan kerja Blair menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memang terasa lain dibanding para kepala pemerintahan lain yang resmi diterima di Istana Merdeka sebelum ini. Pasangan Tony dan Cherry Blair terlihat santai layaknya berkunjung ke rumah kerabat dekat sendiri yang lama dirindukan. Usai bersalaman dengan SBY dan Ny. Ani yang menyambutkan di tangga terbawah Istana Merdeka, keduanya tak henti-henti melempar senyum ramah dan menyapa orang-orang di sekelilingnya. Presiden SBY pun membuat suasana pertemuan pagi kemarin semakin akrab. Perjalanan dari Istana Merdeka menuju Kantor Presiden untuk menemui lima orang ulama dan cendekiawan Muslim yang semula direncanakan mengendarai caddy car diubah. Sebagai gantinya, SBY dan Blair berjalan kaki. Sepanjang perjalanan sejarak 300 meter memutari taman yang membentang di antara bangunan Istana Negara dan Istana Merdeka, SBY bertindak sebagai tour guide. Ia jelaskan nama dan fungsi bangunan yang mereka lalui pada Blair. Sang Tamu pun tampak menikmati sangat suasana taman yang teduh dan ramai kicau burung-burung yang terbang bebas. Saat mendekati Kantor Presiden yang telah dipenuhi wartawan, Blair tak lupa menyapa mereka. "You have lot fans here," canda SBY. Mendengar ini seorang wartawati langsung menyahut yang ditujukan pada Blair, Thats me Sir! Blair pun seketika berbalik dan menjawab sambil tergelak, "Oke. I'll remember you! So do I, Sir. I'll remember you too.
(mar/)











































