Soal Australia dan RI Tak Perlu Dibahas di Tingkat Asean
Jumat, 31 Mar 2006 01:02 WIB
Kualalumpur - Sikap Australia yang memberikan visa sementara kepada 42 warga Indonesia asal Papua tidak perlu dibicarakan di tingkat Asean. Hal itu diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla usai melakukan pembicaraan empat mata selama satu setengah jam dengan Deputi Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak di Putrajaya, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (30/3/2006) malam. Laporan wartawan detikom Niken Widya Yunita yang berada di Malaysia menyebutkan, pembicaraan antara kedua pemimpin negara itu membahas kerjasama kedua negara, diantaranya ekonomi, pendidikan dan tenaga kerja."Masalah Indonesia Australia itu hubungan yang agak terganggu, banyak negara tidak selalu mulus. Hal ini tidak lah perlu dijadikan masalah Asean secara keseluruhan," ujar Kalla usai pertemuan itu.Sebelumnya, Kamis 23 Maret lalu pemerintah Australia memberikan visa sementara kepada 42 warga Indonesia asal Papua. Pemerintah Indonesia memprotes keras namun pemerintah Australia tetap bergeming. Akibatnya, hubungan Indonesia dan Singapura saat ini memburuk.
(mar/)











































