Bali Gelap Gulita
Kamis, 30 Mar 2006 21:19 WIB
Denpasar - Bali yang biasanya semarak dengan aneka lampu dan dentuman musik, pada Hari Nyepi, Kamis (30/3/2006) malam tampak gelap gulita dan sepi. Semua rumah tinggal telah memadamkan lampu sebagai bentuk dari pengejawantahan amati geni.Warga juga tidak diizinkan lalu lalang keluar pekarangan rumah dan hotel. Tampak juga sejumlah pecalang (keamanan kampung) berjaga-jaga mengingatkan warga-warga yang masih melakukan kegiatan.Semua stasiun TV yang sebelumnya diminta menghentikan siaran, hanya beberapa saja yang mentaatinya. Hanya Metro TV dan Anteve saja yang tidak siaran di Bali, sementara yang lainnya seperti RCTI, SCTV, Indosiar, TransTV, Global TV, TVRI tetap siaran. Umat Hindu pada hari pergantian tahun saka yang jatuh setiap 420 hari sekali, melaksanakan "Catur Tapa Bratha Penyepian" yakni empat pantangan yang dilakukan selama 24 jam sejak matahari sebelum terbit (pukul 06.00 Wita) sampai matahari terbit kembali keesokan harinya.Keempat pantangan yang wajib dilaksanakan sehari penuh itu meliputi tidak menyalakan api/lampu (Amati Geni), tidak melakukan kegiatan (Amati Karya), tidak bepergian (Amati Lelungan) serta tidak mengadakan rekreasi atau bersenang-senang (Amati Lelanguan).
(mar/)











































