Adik Gus Dur Gagal Jadi Calon Ketum Muslimat NU

Adik Gus Dur Gagal Jadi Calon Ketum Muslimat NU

- detikNews
Kamis, 30 Mar 2006 15:50 WIB
Batam - Rapat yang mengesahkan tata tertib (tatib) yang berlangsung selama 2 jam sejak pukul 09.00 WIB rupanya menjadi mimpi buruk bagi adik mantan Presiden Gus Dur, Lily Chadijah Wahid. Niatnya untuk menjadi salah satu calon Ketua Umum (Ketum) Muslimat NU 2006-2011 pupus sudah. Dirinya terganjal aturan tatib. "Ada pihak yang terencana dan sistematis menghalangi pencalonan saya. Pihak yang bermain itu PBNU dan PKB Choirul Anam," kata Lily saat konferensi pers di Asrama Haji Batam, Jl Engku Putri, Batam, Kamis (30/3/2006).Lily menjelaskan, dirinya terganjal pasal 2 ayat 8 tatib yang telah disepakati. Isinya calon Ketum harus menjabat minimal 1 periode."Itu bertentangan dengan anggaran dasar pasal 4 dan anggaran rumah tangga pasal 7. Dimana di sana disebutkan calon Ketum harus minimal menjadi anggota 2 tahun," ujarnya.Namun dia berjanji akan menghormati sistem yang berjalan walalu tidak demokratis sehingga dirinya diperlakukan secara tidak fair. "50 Persen dukungan cabang-cabang pada saya akan saya berikan pada calon yang satu visi. Akan kita usung calon alternatif," ujarnya yang enggan menyebutkan calon yang akan didukung itu.Pada kesempatan yang sama, dia menyebarkan selebaran yang berisi pernyataan kalau Gus Dur tidak mendukung adiknya sebagai calon Ketum Muslimat NU. Pernyataan Gus Dur ini juga ditujukan kepada calon lainnya."Pemberitahuan tertulis ini saya buat karena dra Kofifah Indar Parawangsa diam-diam menyatakan dukungan saya terhadapnya dalam konggres yang lalu," tulis Gus Dur dalam suratnya.Sementara itu calon kuat Ketum Muslimat NU Kofifah Indar Parawangsa di sela-sela konferensi pers menyatakan konggres ini telah berjalan lancar."Apakah anda melihat teman-teman saya melakukan intervensi. Anda bisa cek. Saya justru berharap muslimat akan menjadi besar," tandasnya. (ary/)


Berita Terkait