BOR Isolasi RS Rujukan COVID di Jakarta Kini 33%, ICU 59%

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 14:59 WIB
Seorang dokter berdiri di dalam salah satu ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). Rumah Sakit darurat COVID-19 tersebut berkapasitas sebanyak 160 tempat tidur dalam ruangan dan 65 kamar isolasi bertekanan negatif untuk merawat pasien positif COVID-19 sesuai standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi di rumah sakit rujukan COVID-19 kembali menurun. Saat ini keterisian tempat tidur isolasi sebesar 33 persen dan keterisian ruang ICU 59 persen.

Riza memerinci, dari total 10.028 tempat tempat tidur isolasi yang disediakan, sekitar 3.000 terisi. Sedangkan tempat tidur ICU telah terpakai 917 dari total 1.562.

"Tempat tidur BOR turun menjadi 33 persen atau 3.303. ICU turun menjadi 917 atau 59 persen," kata Riza kepada wartawan, Jumat (13/8/2021).

Di sisi lain, Riza melaporkan saat ini dosis pertama vaksinasi COVID-19 mencapai 8,7 juta. Sedangkan untuk dosis kedua masih berkisar di angka 3,8 juta.

"Total dosis satu dan dua sebanyak 12.592.336," ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya berupaya menambah sentra vaksinasi COVID-19 hingga tingkat kecamatan. Tujuannya agar target 11 juta warga divaksinasi COVID-19 bisa segera tercapai.

"Kami minta seluruh warga Jakarta yang belum melaksanakan vaksin segera datangi sentra-sentra vaksin di tempat-tempat penyelenggara vaksin," ucapnya.

Sebelumnya, pada Selasa (10/8), keterisian tempat tidur isolasi sebesar 37 persen dan keterisian ruang ICU 64 persen.

"BOR turun lagi menjadi 37 persen, dan ICU turun lagi menjadi 64 persen. Kami terus meningkatkan pelayanan fasilitas RS, laboratorium, oksigen, TPU, peti mati, semuanya, obat-obatan, bahkan nakes terus kita tambah," kata Riza di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021).

Politikus Gerindra itu juga menyampaikan saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan uji coba pembukaan mal di masa perpanjangan PPKM level 4. Kendati demikian, dia tetap meminta warga meminimalkan bepergian ke luar rumah agar tidak terpapar virus Corona.

(idn/idn)