Jubir Luhut: Vaksinasi COVID-19 Bukan Syarat Masuk Tempat Ibadah

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 13:50 WIB
Juru bicara Luhut Pandjaitan, Jodi Mahardi
Juru bicara Luhut Pandjaitan, Jodi Mahardi (Screenshot YouTube Setpres)
Jakarta -

Tempat ibadah kini diperbolehkan untuk menggelar kegiatan berjemaah dengan syarat protokol kesehatan yang ketat. Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi mengatakan syarat vaksinasi tak termasuk dalam syarat tersebut.

"Syarat vaksin yang dimaksud oleh Menko Luhut adalah untuk masuk ke dalam mall bukan ke tempat ibadah," kata Jodi dalam keterangan tertulis, Jumat (13/8/2021).

Jodi mengatakan hal itu sesuai dengan Instruksi Mendagri No 30 Tahun 2021. Selain itu, sesuai dengan pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

"Sesuai Inmendagri No 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2, penyesuaian tempat ibadah di wilayah PPKM Level 4 diatur dengan kapasitas maksimum 25 persen atau maksimal 20 orang," ujarnya.

Dalam opsi perpanjangan PPKM yang dilakukan mulai 10 Agustus, terdapat roadmap yang memiliki penyesuaian dan akan diujicobakan dalam berbagai sektor. Dua di antaranya adalah tempat ibadah dan mal atau pusat belanja. Kapasitas maksimum untuk kedua tempat tersebut adalah 25 persen agar dapat membatasi kerumunan yang terjadi.

Jodi mengungkapkan, dalam menangani pandemi ini, Pemerintah mengedepankan masalah kehati-hatian dengan baik. Oleh karena itu, penyesuaian ini akan terus dievaluasi dengan tetap meningkatkan cakupan vaksinasi, penerapan 3T (testing, tracing, dan treatment) yang baik, serta kepatuhan terhadap 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) terutama dalam penggunaan masker.

Tempat Ibadah Maksimal 30 Orang

Kementerian Agama (Kemenag) juga telah menerbitkan aturan baru kegiatan di rumah ibadah untuk periode perpanjangan masa PPKM level 4-3 hingga 16 Agustus 2021. Aturan ini membolehkan kegiatan berjemaah dengan syarat protokol kesehatan ketat.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 23 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan di Tempat Ibadah pada Masa PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali, PPKM Level 4 COVID-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua, PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 COVID-19 sesuai dengan Kriteria Zonasi, serta Penerapan Protokol Kesehatan 5M. SE ini terbit pada 10 Agustus 2021.

Ada tiga hal pokok yang diatur dalam SE Kemenag. Apa saja? Simak di halaman berikut.

Simak video 'PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Aturan yang Berbeda':

[Gambas:Video 20detik]