PDIP Dukung Polisi soal Legislator PSI: Aturan Gage Harus Diikuti!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 05:41 WIB
Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.
Ilustrasi (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PSI, Viani Limardi ribut-ribut dengan petugas karena tidak mengikuti aturan ganjil genap (Gage). PDIP DKI Jakarta menegaskan aturan pembatasan saat PPKM itu harus diikuti oleh semua pihak.

"Apa yang dilakukan polisi sudah tetap menegakkan aturan, karena ini kan aturan berlaku buat siapa aja. Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh polisi, karena bagaimanapun juga penyekatan atau ganjil genap yang sudah diputuskan oleh Pemprov ini perlu pengawasan di lapangan," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Gembong menekankan bahwa petugas kepolisian dan Dishub DKI melakukan pengawasan di lapangan mengenai aturan ganjil genap ini. Sehingga semua pihak harus taat dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemprov DKI itu.

"Dalam pengawasan di lapangan polisi telah melakukan hal yang baik. Sehingga harusnya kita semua, kita harus mengikuti aturan yang telah ditentukan oleh Pemprov," kata dia.

Aturan ganjil genap ini, kata Gembong memang ada pihak yang boleh melintas. Seperti ambulans hingga aparat TNI dan Polri.

"Saya nggak mau mengomentari teman sendirilah, tapi yang pasti aturan ini berlaku untuk siapa saja, yang diberikan pengecualiaan sudah ada dalam aturan, misalkan ambulans itu kan pengecualian, TNI/Polri. Ya di luar itu kan aturan ini berlaku," kata dia.


Gerindra DKI Soroti Sosialisasi

Gerindra DKI Jakarta juga mengomentari adu mulut anggota dewan dari PSI itu. Gerindra menilai Viani Limardi melanggar aturan karena tak mengetahui aturan itu telah berlaku.

"Ya itu lah kendalanya juga ya karena mungkin aturan memang sudah dibuat tapi sosialisasinya kita belum tau kapan diberlakukannya, mungkin sudah ada info tapi belum semua tahu," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani kepada wartawan.

"Hari ini kan kebetulan anggota dewan Ibu Viani Limardi yang kena razia jadi ramai, tapi bagus juga kita jadi tahu kalau peraturan tersebut sudah diberlakukan," tutur dia.