Gandeng UMKM Ansor, BNI-Pertamina Genjot Pertashop & Agen46

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 16:12 WIB
BNI
Foto: dok. BNI
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melakukan serangkaian program pengembangan UMKM BNI sebagai komitmen menggarap sektor UMKM. Adapun salah satu upayanya dengan mendorong inklusi keuangan Sahabat Ansor yang dikembangkan melalui sinergi antara BNI dengan Pemerintah, BUMN sektor energi, serta Organisasi Masyarakat.

Diketahui, kolaborasi antara pihak ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengakselerasi perekonomian Indonesia yang pada Q2-2021 telah menunjukkan tren positif meski di tengah pandemi COVID-19.

Sebagai upaya membangun harapan dan membuka alternatif solusi atas tantangan pengembangan UMKM, pada Rabu (11/8), BNI menyelenggarakan Webinar Nasional bertema 'Pengembangan UMKM Sahabat Ansor melalui Program Pertashop'. Kegiatan yang disiarkan melalui Kanal Youtube BNI Corporate University ini diikuti oleh Pelaku Usaha UMKM, Kementerian/Lembaga terkait, serta masyarakat umum untuk dapat memberikan gambaran kondisi bisnis UMKM saat ini, tantangan dan peluang yang ada, serta solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam perkembangan UMKM di Indonesia.

Adapun program Pertashop ini akan menjadi upaya BNI dan Pertamina dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan ekonomi desa. Khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) GP Ansor yang ingin menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) kepada masyarakat tanpa perlu jauh-jauh ke SPBU.

Pada program ini, BNI diketahui akan memberikan Program Khusus Pembiayaan Pertashop yang mudah, cepat dan murah. Sehingga diharapkan mempercepat terwujudnya program Pertamina One Village One Outlet di 83.000 desa dengan SPBU Mini Pertamina.

Dalam kesempatan ini, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan GP Ansor memiliki 7 juta kader dengan mayoritas masih berada di level ekonomi menengah ke bawah dan masih sedikit yang berjiwa kewirausahaan.

"Ini harus kita bantu, peluang bisnis Pertashop insyaallah bisa diakses oleh GP Ansor untuk bagaimana sumber pembiayaan dan training-training untuk dapat diupayakan agar bisa naik kelas. Saya mendukung penuh acara kolaborasi ini," papar Erick dalam keterangan tertulis, Kamis (12/8/2021).

Ia menambahkan kolaborasi BNI dengan GP Ansor akan melengkapi kolaborasi lainnya yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan PT Pos Indonesia pada 30 Juni 2021. Menurutnya, kerja sama dengan Pos Indonesia juga dilakukan untuk mendampingi Kader GP Ansor agar dapat mengembangkan diri sebagai wirausaha dan memiliki akses permodalan.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan Program Pertashop akan menghadirkan energi besar terutama dalam mendukung program-program pemerintah. Dalam skala lebih luas, menurutnya program ini juga mampu mewujudkan cita-cita kebangsaan yaitu masyarakat sejahtera, adil, dan makmur.

"Semoga kader-kader GP Ansor menjadi bagian dari keadilan dan kemakmuran tersebut dan harus memaksimalkan program Pertashop yang telah diberikan melalui arahan Pertamina dan BNI," ujarnya.

Pada kegiatan yang sama, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengungkapkan UMKM merupakan segmen usaha terdepan dalam penciptaan lapangan kerja bagi Indonesia. Melalui program Pertashop, ia berharap pihaknya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat terutama bantuan permodalan BNI untuk UMKM binaan Ansor. Baik melalui pembukaan minat usaha Pertashop maupun usaha produktif lainnya.

"Di sini BNI berperan sebagai lembaga penyaluran pembiayaan dan transaksi keuangan untuk memberikan pembiayaan dengan bunga murah dan tentunya kompetitif. Lalu melalui akuisisi outlet Pertashop dan UMKM Sahabat Ansor menjadi BNI Agen46," ungkap Royke.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menerangkan baru sekitar 43% kecamatan di seluruh Indonesia yang memiliki lembaga penyalur BBM. Sehingga, masih ada sekitar 57% yang belum memiliki lembaga penyalur BBM resmi di wilayahnya masing-masing tersebut.

"Pertamina sebagai BUMN memiliki tanggung jawab menyediakan energi di seluruh tanah air. Bukan hanya ketersediaan namun juga aksesibilitas dan affordability, sehingga masyarakat Indonesia dengan mudah dan terjangkau memperoleh BBM, LPG dan gas dengan harga yang sama di penjuru tanah air," kata Nicke.

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, Direktur Utama Pertamina Ritel Iin Febrian, dan Agoosh Yoosran menambahkan, keberadaan Pertashop mampu menyediakan energi sampai ke tingkat desa, meningkatkan perekonomian serta peningkatan akses masyarakat ke perbankan melalui pemanfaatan BNI Agen46.

Sis Apik mengungkap BNI sebagai salah satu perbankan milik Negara telah menyiapkan beragam skema pembiayaan seperti KUR maupun Kredit Komersial lain bagi UMKM, khususnya Sahabat Ansor yang membutuhkan tambahan pembiayaan dalam pembentukan Pertashop. Menurutnya, dengan skema KUR yang mudah dan murah, BNI akan mendukung perluasan pembentukan Pertashop di seluruh Indonesia.

"UMKM yang menjadi pengusaha Pertashop akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk menjalankan potensi usaha lain seperti membuka minimarket, toko desa, dan potensi-potensi lainnya salah satunya menjadi BNI Agen 46," tutur Sis Apik.

Ia pun menambahkan pihaknya akan memberikan manfaat bagi beragam pihak dengan adanya pihak yang bergabung dengan Agen46. Bagi agen, dapat meningkatkan pendapatan melalui fee atas transaksi yang dilakukan, sedangkan bagi masyarakat lebih dekat dan cepat mendapatkan akses perbankan. Menurutnya, Pemerintah pun akan mampu mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi.

Ia pun berharap webinar ini dapat memberikan dampak positif terhadap geliat usaha sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi sampai tingkat desa di tengah pandemi saat ini.

(prf/ega)