Tinjau Terminal di Depok, Menhub Minta Daerah Penyangga Tingkatkan Vaksinasi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 11 Agu 2021 13:50 WIB
Depok -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendatangi Terminal Jatijajar, Depok, untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Budi berharap vaksinasi di wilayah penyangga Ibu Kota ini dapat terus ditingkatkan.

Pantauan detikcom, Rabu (11/9/2021), begitu tiba, Budi langsung memasuki area vaksinasi COVID-19. Budi disambut Wali Kota Depok Mohammad Idris, Kepala BPTJ Polana B Pramesti, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, serta Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigjen Yusuf.

Budi kemudian berkeliling dan mengamati setiap proses vaksinasi di lokasi. Sesekali, Budi pun berdialog dengan pengemudi ojek online (ojol) dan menanyakan perihal pendapatan saat PPKM.

"Pendapatan saat PPKM turun, Pak?," tanya Budi.

"Turun, Pak," jawab pengemudi ojol itu.

"Tapi bisa tetap angkut makanan, kan, Pak?," tanya Budi lagi.

"Iya, Pak," jawab pengemudi ojol.

"Turun sedikit nggak apa-apa ya, Pak?," tanya Budi.

"Iya, Pak", sahut pengemudi ojol sambil mengangguk.

Budi juga memantau saat vaksinasi disuntikkan ke warga. Budi ternyata menemukan ada warga yang takut jarum suntik.

"Takut, nggak?," tanya Budi.

"Takut, Pak," jawab warga.

"Tuh nggak sakit, nggak sakit, kan?," tanya Budi saat warga telah disuntik vaksin

"Iya, Pak, tidak," kata warga itu.

Budi mengatakan saat ini ada 200 ribu warga yang telah divaksinasi di Gerai Vaksin Merdeka. Budi berharap vaksinasi terhadap daerah penyangga, termasuk Depok, ini bisa terus ditingkatkan.

"Alhamdulillah perintah Presiden untuk semua K/L melakukan intensifikasi vaksinasi. Kemenhub sudah melaksanakannya bekerja sama dengan TNI, Polri dengan pemerintah daerah dan lembaga lain saat ini paling tidak kita sekitar 200 ribu, setiap minggu kami lakukan di setiap lokasi, di seluruh Indonesia dan saya tugaskan kepada seluruh insan perhubungan untuk melaksanakan vaksinasi bekerjasama K/L paling tidak Kemenhub memiliki tempat supaya proses dari vaksinasi ini berjalan dengan baik," kata Budi.

"Pertama kali saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali, di Depok sudah mendekati 27% ya, ada rekonsiliasi data," sambungnya.

Budi menuturkan Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar vaksinasi di daerah penyangga ditingkatkan seiring dengan warga Jakarta yang ini sudah 80 persen telah menerima vaksinasi. Budi berharap dengan digencarkannya vaksinasi di daerah penyangga ini dapat segera menurunkan level PPKM.

"Jadi di penyangga Jakarta harus kita tingkatkan itu perintahnya Presiden. Jadi kita lakukan itu. Vaksinasi ini terutama di penyangga Jakarta harus segera ditingkatkan. Karena Jakarta sudah mendekati 80 persen, tinggal penyangga Jakarta ini harus kita tingkatkan supaya level PPKM daripada bisa ditingkatkan lebih baik," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini sebagai bukti bahwa kementerian dan lembaga saling berkolaborasi. Idris menyebut pihaknya akan turut mendata agar tidak ada warga yang berpindah-pindah saat dosis pertama vaksin telah diterima di Depok.

"Ini salah satu bukti bahwa di masa pandemi ini, kita bisa berkolaborasi, jadi dalam masa pandemi ini, kita tidak boleh egois, maksudnya ini kerja, ini kerja, ini hanya untuk ini, untuk wilayah ini," kata Idris.

"Makanya aglomerasi ini harus segera selesaikan termasuk pendataan ya pendataan ini harus konkret, harus jelas ya, sehingga jangan sampai misalnya ada warga Jakarta yang vaksinnya di Depok, vaksin dosis pertama, ketika pulang ke Jakarta dia minta vaksin di Jakarta dosis dua belum datang," imbuhnya.

(whn/mae)