Dokter Pembakar Bengkel di Tangerang Bawa 5 Plastik Bensin, 2 Dilempar

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 21:42 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Garis polisi (Ari Saputra/detikcom)
Tangerang -

Polisi menemukan lima bungkus bensin di dalam mobil MM, tersangka pembakar bengkel di Pasar Malabar, Tangerang. Dari lima bungkus, MM melempar dua bungkus bensin ke arah bengkel.

"Bungkus plastik berisi Pertamax, per bungkus isi 1 liter. Dari pengakuan pelaku bahwa pelaku hanya melempar dua bungkus plastik berisi Pertamax ke dalam bengkel," kata Kasubag Humas Polres Kota Tangerang, Selasa (10/8/2021).

MM merupakan pacar Lionardi, anak pemilik bengkel yang terbakar. Saat itu, keduanya datang ke lokasi kejadian menggunakan mobil MM dan sempat bertengkar.

"Bahwa korban Lionardi bertengkar dengan pelaku MM di depan bengkel milik korban," ujarnya.

Sebelum kejadian, Lionardi juga sempat memberi tahu keluarganya bahwa MM akan membakar bengkel. MM kemudian pergi lalu kembali membawa bensin yang kemudian dilemparnya ke bengkel dengan tiga lantai itu.

"Ketika turun dari mobil, pelaku dan korban masuk bengkel kemudian korban Lionardi memberi tahu bahwa pacarnya akan membakar bengkel. Setelah itu pacar korban pergi dan tidak lama kemudian terdengar ledakan di dalam bengkel dan langsung terjadi kebakaran sehingga saksi korban dan korban tidak bisa keluar bengkel karena terhalang api yang sudah menyala di lantai bawah," tuturnya

Api saat itu menghanguskan lantai dasar bengkel. Lionardi bersama dua saudaranya bernama Nando dan Siska berusaha naik ke lantai atas untuk menyelamatkan diri, tapi sayangnya Lionardi dan kedua orang tuanya tewas.

"Selanjutnya para saksi korban dan korban naik ke lantai atas untuk menyelamatkan diri, tapi hanya dua saksi korban yang selamat, sedangkan kedua orang tua saksi korban dan kakak saksi korban meninggal dunia," kata Rochim.

Lebih lanjut, Rochim mengungkapkan MM tega membakar bengkel karena motif asmara. Hubungan MM tidak direstui orang tua Lionardo, sementara MM tengah hamil.

"Hal tersebut dilakukan karena pelaku hamil dan orang tua korban tidak setuju kalau anaknya menikah dengan pelaku," imbuhnya.

Kebakaran terjadi pada Jumat (6/8) sekitar pukul 23.10 WIB, yang menewaskan tiga orang satu keluarga. Tiga korban yang tewas diketahui bernama Edy Syahputra (66), selaku pemilik bengkel, serta istrinya, inisial Lilys Tasim (55), dan anaknya, Lionardi Syahputra (34).

(mei/isa)