KSAD Jelaskan Arahan Tes Keperawanan Prajurit Wanita Tak Perlu Lagi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 20:02 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar video konferensi dengan pejabat RSPAD Gatot Soebroto di Mabes TNI AD. Dalam video konferensinya, KSAD Jenderal Andika memastikan kesiapan jajaran RSPAD Gatot Soebroto di tengah wabah Covid 19.
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa (dok. KSAD)
Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menjelaskan soal isu tes keperawanan yang akan dihapus dalam proses pemeriksaan kesehatan calon Kowad. Dia menjelaskan tes keperawanan tak lagi dilakukan TNI AD terhadap calon Kowad.

"Hymen atau selaput dara tadinya juga merupakan satu penilaian (dalam seleksi siswa pendidikan pertama Kowad), apakah hymen utuh atau ruptur sebagian atau ruptur yang sampai habis. Sekarang tidak ada lagi. Karena tujuan penyempurnaan materi seleksi itu lebih ke kesehatan. Sehingga yang tidak berhubungan lagi dengan itu, ya tidak perlu lagi," jelas Andika kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Andika menerangkan pemeriksaan kesehatan calon Kowad bertujuan menghindari insiden atau hal-hal yang membahayakan nyawa selama pendidikan. Jadi hal-hal yang tak berkaitan dengan tujuan itu dinilai tak perlu dilakukan lagi.

"Tujuan penyempurnaan materi seleksi ini tujuan lebih ke kesehatan, menghindari satu insiden yang menghilangkan nyawa. Jadi yang tidak ada hubungan dengan itu, tak perlu lagi," terang Andika.

Andika ingin proses pemeriksaan kesehatan terhadap calon Kowad diperbaiki agar efektif. "Perbaikan ini agar kita fokus, efektif dan tepat. Jangan sampai melebar. Agar kita punya arah," ucap dia.

Sebelumnya, Andika meminta pemeriksaan kesehatan yang tak relevan saat rekrutmen Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dihapuskan, tapi tak disebutkan dengan jelas tes apa yang ia maksud. Arahan KSAD ini mendapat sambutan positif dari pemerhati HAM yang menafsirkan arahan itu terkait tes keperawanan.

Awalnya, KSAD Jenderal Andika memberikan arahan kepada seluruh Pangdam lewat teleconference terkait persyaratan kesehatan terkait rekrutmen prajurit KOWAD, serta pengajuan persyaratan pernikahan personel Angkatan Darat. Video arahan KSAD itu diunggah pada 18 Juli 2021.

"Jadi untuk kesehatan, kita fokus. Tidak ada lagi pemeriksaan di luar tujuan tadi," kata Andika kepada para pangdam, dilihat detikcom di YouTube TNI AD pada siang tadi.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Momen KSAD Jenderal Andika Tegur Dandim-dandim yang Gembrot':

[Gambas:Video 20detik]