Ini Alasan Polisi Ganti Penyekatan PPKM Jakarta dengan Ganjil-Genap

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 19:06 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya memutuskan meniadakan penyekatan PPKM di DKI Jakarta dan menggantinya dengan sistem ganjil-genap. Polisi menyebut kebijakan itu untuk efektivitas pengendalian mobilitas masyarakat.

"Salah satu alasan kenapa kami melakukan ini adalah untuk efektifitas," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/8/2021).

Sambodo mengatakan, dengan menggunakan sistem ganjil-genap, anggota di lapangan akan lebih mudah melakukan pengawasan. Polisi di lapangan hanya akan membolehkan kendaraan yang melintas sesuai tanggal saat itu.

"Kalau tanggal ganjil ya berarti pelat nomornya harus ganjil, tanggal genap berarti pelat nomornya harus genap," ucapnya.

Kebijakan ganjil-genap tidak berlaku untuk kendaraan roda 2.

"Ini berlaku untuk roda 4 ke atas, jadi untuk roda 2 tidak berlaku," ujarnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya meniadakan penyekatan PPKM di 100 titik mulai Rabu (11/8). Sebagai gantinya, pengendalian mobilitas masyarakat saat PPKM level 4 dilakukan dengan sistem ganjil-genap.

"Mulai besok penyekatan di 100 titik akan kita hentikan dan kita ganti dengan 3 cara bertindak yang baru, terkait dengan pengendalian mobilitas," kata Sambodo, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/8).

Cara pertama adalah memberlakukan kembali ganjil-genap di 8 titik pukul 06.00-20.00 WIB. Aturan ganjil-genap kembali berlaku sesuai SK Kadishub 320 Tahun 2021 mulai 10 Agustus 2021.

Simak jadwal dan titik pemberlakuan ganjil genap di halaman selanjutnya