DPRD Kota Tangerang Batalkan Pengadaan Baju Dinas 'Louis Vuitton'!

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 18:45 WIB
Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Gatot Wibowo hadir dalam tabligh akbar bertajuk Doa untuk Negeri.
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo (Istimewa)
Jakarta -

DPRD Kota Tangerang memutuskan membatalkan pengadaan baju dinas berbahan baju mewah merek Louis Vuitton hingga Thomas Crown yang mencapai harga Rp 675 juta. Keputusan itu diambil setelah mendapatkan aspirasi dan masukan dari masyarakat.

"Iya jadi tadi kita sudah berdiskusi bermusyawarah bersama dengan teman-teman pimpinan, pimpinan komisi, dan pimpinan fraksi, serta sekretariat DPRD, menimbang segala masukan dan aspirasi dari masyarakat akhirnya kita putuskan pengadaan baju dinas untuk anggaran tahun 2021 ini kita batalkan," kata Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, saat dihubungi, Selasa (10/8/2021).

Gatot mengaku pihaknya juga mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat hingga tokoh agama berkaitan dengan pengadaan baju dinas mewah tersebut. Dia pun menegaskan DPRD Kota Tangerang mendengarkan masukan semua pihak.

"Iya kita mendengarkan masukan lah, berbagai macam masukan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dari awal kan tadi saya sempat sampaikan kita ya masih punya kuping, punya hati, punya telinga lah, jangankan baju dinas, yang pengadaan mobil aja kita batalkan, mobil ketua DPRD, mobil wakil ketua DPRD, termasuk gedung DPRD," ucapnya.

Meski demikian, Gatot mengaku masih heran lantaran pengadaan baju dinas tersebut dipersoalkan setelah didapatkan pemenang lelang. Tak hanya itu, menurutnya, pengadaan baju dinas juga sudah sesuai dengan PP Nomor 18 Tahun 2017.

"Cuma memang kita agak bingung kok ini ramai setelah ada pemenang ya, padahal bicara pengadaan baju dinas kan diatur dalam PP 18 Tahun 2017 dan ini se-Indonesia, makanya saya sampaikan ke temen-temen media tolong dicek juga biar ada rasa keadilan DPRD kabupaten/kota lainnya, DPRD provinsi, kok seakan-akan cuma Kota Tangerang yang mengadakan," ujarnya.

Dia memastikan tidak ada lagi pengadaan baju dinas untuk tahun anggaran 2021. Proses pembatalan juga akan dilakukan sekretariat DPRD.

"Tahun ini sudah setop, terkait teknis pembatalan nanti sekwan-lah, sekretariat DPRD dengan si pemenang lelang itu, kalau hal teknis ada di sekretariatan DPRD," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Komplotan Pengganjal ATM di Tangerang-Jaksel Sudah Bobol Ratusan Juta':

[Gambas:Video 20detik]