Forum Alumni Kelompok Cipayung Dukung Langkah Pemerintah Atasi COVID

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 09:55 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Presiden Joko Widodo disebut memiliki wewenang untuk menggerakan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk gotong royong atasi COVID-19. Pernyataan dan dukungan politik tersebut disampaikan oleh Forum Alumni Kelompok Cipayung.

Pimpinan Nasional Forum Alumni Kelompok Cipayung yang terdiri dari Korps Alumni HMI (KAHMI), Ikatan Alumni PMII (IKA PMII), Persatuan Alumni GMNI (PA GMNI), Forum Komunikasi Alumni PMKRI (Forkoma PMKRI) dan Perkumpulan Senior GMKI (PS GMKI) menyatakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai pemerintahan yang sah dan konstitusional sebagai hasil pilihan rakyat dalam pemilu presiden yang demokratis pada tahun 2019 lalu.

Oleh karena itu Presiden Jokowi memiliki legitimasi dan legalitas konstitusional untuk menjalankan kekuasaan pemerintahan nasional sebagaimana amanat UUD NRI 1945 termasuk dalam upaya melindungi bangsa Indonesia dari bahaya pandemi COVID-19.

Pernyataan politik tersebut disampaikan dalam forum diskusi politik terbatas antara Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal lima organisasi Alumni Kelompok Cipayung dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Sekretariat Negara Jakarta pada Senin (9/8) kemarin.

Juru bicara Forum Alumni Kelompok Cipayung, Ahmad Muqowam mengatakan Presiden Jokowi memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk menggerakan roda pemerintahan pusat dan daerah beserta segenap elemen masyarakat Indonesia untuk bergotong royong mengatasi pandemi COVID-19.

"Presiden Joko Widodo kami minta untuk tidak ragu-ragu mengambil kebijakan yang konstitusional, koordinatif, sinergis, dan menjalankan fungsi serta wewenang pemerintahan yang cepat, tepat dan efektif, utamanya dalam mengkoordinasikan sinergitas dengan pemerintah daerah dan segenap elemen masyarakat lainnya" ungkap Muqowam dalam keterangannya, Selasa (10/8/2021).

Muqowam juga menuturkan Forum Alumni Kelompok Cipayung mendukung pemerintah dalam upaya melakukan dialog dan edukasi secara terus menerus kepada segenap lapisan masyarakat agar selalu disiplin dan menegakkan protokol kesehatan secara ketat, sebagai upaya penanganan pandemi COVID-19 dari bumi Indonesia.

"Selain itu, kami juga mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya langkah- langkah pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang telah terbukti menunjukkan hasil yang semakin baik, dengan ditandai penurunan kasus COVID-19 di berbagai wilayah Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Viva Yoga Mauladi menegaskan Forum Alumni Kelompok Cipayung juga mendukung program vaksinasi terhadap sebagaian besar masyarakat Idonesia (sekitar 70% s/d 80%) dari sekitar 260 Juta Penduduk Indonesia.

"Sejalan dengan target tersebut, kami mendesak agar pemerintah segera memperbaiki tata kelola pengadaan dan pendistribusian vaksin yang lebih baik lagi, transparan dan akuntabel mengingat sampai saat ini masih terdapat realitas adanya ketidakmerataan distribusi vaksin di beberapa wilayah Indonesia," jelasnya.

Ketua Umum Forkoma PMKRI, Hermawi Taslim mengutarakan pihaknya juga akan mendukung program pemerintahan Jokowi untuk mencapai tujuan nasional.

"Kami akan mendukung atas program- program pemerintahan Joko Widodo ini untuk menunaikan tanggung jawab dan kewajibannya sampai akhir masa jabatan tahun 2024 yang akan datang demi mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia," imbuh Hermawi.

Di sisi lain, Ketua Umum PS GMKI Febri Calvin Tetelepta mengajak seluruh media massa untuk aktif membuat berita dan informasi yang objektif untuk mendukung pemerintah mengatasi COVID-19.

"Di samping itu, kami juga mengajak seluruh media massa nasional untuk aktif membuat berita-berita dan informasi yang obyektif dan mendukung upaya Pemerintah mengatasi pandemi Covid 19 ini dan ikut meluruskan berita-berita bohong yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, terutama yang tersebar di berbagai media social," ujar Febri.

Mendengar hal tersebut, Wakli Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengapresiasi kelompok masyarakat dan dunia usaha serta pengusaha Indonesia yang terlibat dan berpartisipasi dalam program vaksinasi dan bantuan sosial lainnya.

"Kami juga terus mendorong dan mengajak segenap potensi bangsa Indonesia untuk mengurangi beban ekonomi negara dengan menyisihkan dananya dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung jawab Sosial Perusahaan untuk membantu masyarakat Indonesia yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19 ini," kata Basarah.

Mensesneg Pratikno juga menyambut baik gagasan dan prakarsa Forum Alumni Kelompok Cipayung atas dukungan moral dan politik kepada pemerintah untuk terus fokus bekerja menjalankan amanat penderitaan rakyat khususnya akibat pandemi COVID-19 ini.

"Dalam situasi cobaan pandemi COVID-19 ini, daya tahan bangsa Indonesia diuji, sistem pemerintahan kita juga diuji, kohesifitas dan kerja sama antara pemerintah dan rakyatnya juga sedang diuji, apakah bangsa kita akan menjadi memenangkan perang melawan COVID-19 ini atau tidak?" ungkap Pratikno.

"Hal yang sama juga sedang terjadi di semua pemerintahan negara- negara di dunia karena pandemi COVID-19 ini adalah hal yang baru pertama kali dia alami oleh semua bangsa di dunia," sambungnya.

(ega/ega)