Wakapolri: 68 Persen Warga Kepri Sudah Vaksin, Tertinggi ke-3 di RI

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 03:34 WIB
Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono
Foto: Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono (dok. istimewa)
Jakarta -

Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan 68 persen warga Kepulauan Riau (Kepri) sudah divaksin. Dengan demikian, lanjut dia, Kepri menduduki peringkat ketiga provinsi dengan persentase vaksinasi yang tertinggi di Indonesia.

″Sampai dengan sekarang ini sudah 68% masyarakat di Kepri sudah divaksin. Data ini merupakan tertinggi ketiga di Indonesia," kata Gatot dalam keterangan tertulis Bidang Humas Polda Kepri, Senin (9/7/2021).

Gatot berharap percepatan vaksinasi menjangkau 70 persen warga Kepri. Dengan capaian itu Gatot berharap herd immunity terbentuk.

"Mudah-mudahan dengan percepatan vaksinasi ini target 70 persen dapat tercapai, dan harapan kita semua jika target 70 persen tersebut dapat tercapai. Maka akan terbentuknya herd immunity di Kepri," sebut Gatot.

Hal itu dia sampaikan saat mengunjungi acara vaksinasi di Vihara Duta Maitreya, Kota Batam. Gatot juga mengimbau warga tak bereuforia dengan capaian vaksinasi 68 persen.

"Saya mengimbau, mari bersama-sama kita jaga protokol kesehatan. Walapun sudah divaksinasi, ikuti 5M yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menjaga mobilitas sosial," tutur dia.

"Kemudian jika sudah divaksin jangan euforia. Tetap maskernya dipasang terus, karena ada beberapa kasus masyarakat yang sudah divaksin juga dapat terpapar, meskipun efeknya lebih rendah dan tidak separah yang belum divaksin," sambung dia.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gatot menyerahkan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada warga. Di Kepri, Gatot juga mengecek kegiatan di posko PPKM Mega Legenda dan juga menyalurkan bansos kepada warga.

"Kuncinya adalah bagaimana masyarakat itu sendiri, khususnya Kota Batam mau bekerja sama dengan Satgas COVID-19, maupun TNI-Polri dalam melaksanakan PPKM. Dan dengan kecenderungan kasus yang menurun ini tentunya kita juga berharap PPKM level 4 ini bisa diturunkan," pungkas Gatot.

(aud/dwia)