Lebih dari 1 Juta Warga Prancis Protes UU Tenaga Kerja

Lebih dari 1 Juta Warga Prancis Protes UU Tenaga Kerja

- detikNews
Rabu, 29 Mar 2006 08:55 WIB
Jakarta - Aksi demo besar-besaran terus melanda Prancis. Lebih dari satu juta warga turun ke jalan-jalan di seluruh Prancis untuk memprotes UU Tenaga Kerja yang baru.Kepolisian Prancis menangkap sekitar 800 pendemo di berbagai penjuru negeri pusat mode itu pada Selasa (28/3/2006) waktu setempat. Dilaporkan sedikitnya 50 orang terluka dalam aksi unjuk rasa yang juga dibarengi dengan pemogokan nasional.Aksi mogok ini dilakukan para pekerja transportasi publik, kantor pos, bank, kantor pemerintah dan biro tenaga kerja. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (29/3/2006).Meski terus didemo, namun Perdana Menteri Prancis Dominique de Villepin bersikeras menolak desakan untuk mencabut UU kontroversial itu. UU Tenaga Kerja bermasalah ini disahkan parlemen 9 Maret lalu. UU yang disebut dengan Kontrak Pekerjaan Pertama (CPE) ini memungkinkan perusahaan atau majikan memecat pegawai berusia di bawah 26 tahun dalam masa kontrak dua tahun pertama, tanpa perlu penjelasan.Melihat sikap pemerintah yang ngotot mempertahankan UU tersebut, pihak-pihak penggalang demo bertekad untuk terus melakukan aksi protes. "Saya tidak tahu apakah mobilisasi hari ini akan membuat PM menyerah. Tapi yang saya tahu adalah setiap minggu kami akan turun ke jalan dalam jumlah yang lebih besar," tegas Francois Chereque dari sebuah serikat kerja yang ikut mengorganisir demo. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads