Genjot Produktivitas Petani, Bupati Kebumen Beri 52 Bantuan Alsintan

Rinto Heksantoro - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 16:52 WIB
Bupati Kebumen Saat Memberikan Bantuan
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyerahkan 52 bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan). Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas para petani.

Bantuan diberikan di Pendopo Rumah Dinas Bupati hari ini. Arif mengatakan petani harus bisa memaksimalkan bantuan alsintan guna membantu proses budidaya sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas hasil pertanian.

"Dalam masa pandemi COVID-19, peningkatan produktivitas sangat penting karena sektor pertanian menjadi ujung tombak pangan masyarakat. Dengan cara ini ketahanan pangan bisa terjaga dan kebutuhan pangan dapat terpenuhi," kata Arif, Senin (9/8/2021).

Arif memastikan, bantuan diberikan secara gratis, tidak ada satupun gapoktan/poktan yang dipungut biaya. Pihaknya meminta agar alsintan ini bisa dirawat dengan baik, digunakan sesuai dengan peruntukannya.

"Ini saya pastikan gratis, kalau sampai ada yang dimintai uang, saya balikkan 10 kali lipat. Kita hanya meminta alat ini dirawat dengan baik, digunakan sesuai peruntukannya, agar produktivitas petani semakin naik, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," terangnya.

Adapun 52 bantuan alsintan yang diberikan antara lain, batuan traktor roda dua sebanyak 21 unit diberikan kepada 19 gapoktan/poktan, kemudian bantuan 16 pompa air diberikan kepada 16 gapoktan/poktan.

Selain itu, juga ada bantuan 13 unit Cultivator yang diberikan kepada 13 gapoktan/poktan, ditambah lagi bantuan 2 unit Power Thresher untuk 2 gapoktan/poktan. Dalam kesempatan itu, Pemkab juga memberikan bantuan dana talangan pangan untuk 7 gapoktan/poktan dengan total Rp 1,5 miliar.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen Tri Haryono menambahkan pembiayaan kegiatan penyerahan alsintan ini dibebankan kepada DPA-OPD tahun anggaran 2021.Tri mengatakan bahwa pihaknya berupaya mendorong modernisasi pertanian melalui penerapan mekanisasi dengan alsintan di tingkat petani.

"Dengan memaksimalkan penggunaan alsintan dalam proses budidaya, kita harapkan produktivitas bisa semakin meningkat dan kesejahteraan petani terjamin" tuturnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, penggunaan alsintan menjadi penting karena mampu meminimalisir losses. "Jika losses bisa ditekan, otomatis produktivitas bisa kita tingkatkan," terangnya.

Sementara itu, Suharyono mewakili para gapoktan dari Gapoktan Sari Indah, Karangsari, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran pemerintah kabupaten yang sudah memberikan perhatian lebih kepada para petani dengan adanya bantuan ini.

"Bantuan ini sangat bermanfaat, karena di zaman yang modern ini kalau hanya mengandalkan tenaga manual itu sangat susah dan ketinggalan. Jadi harus didukung dengan tenaga modern, melalui mesin-mesin ini. Jelas ini sangat membantu meningkatkan produktivitas panen kami," ucapnya.

Suharyono berharap semua gapoktan/poktan di Kebumen juga mendapat perhatian yang sama dari pemerintah. Sebab, diakui jumlah lahan pertanian di Kebumen belum sepenuhnya didukung dengan pemenuhan alsintan yang maksimal.

(ncm/ega)