10 Hektare Sabana di Laju Pemali TN Komodo Terbakar, Sebab Diselidiki

Antara - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 16:20 WIB
Sabana Laju Pemali di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, terbakar pada Sabtu (7/8). Api telah dipadamkan (ANTARA/Ho-Balai Taman Nasional Komodo)
Sabana Laju Pemali di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, terbakar pada Sabtu (7/8). Api telah dipadamkan. (ANTARA/Ho-Balai Taman Nasional Komodo)
Jakarta -

Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menyelidiki penyebab kebakaran sabana di Laju Pemali, kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk sementara, kami perkirakan karena kemarau panjang, cuaca yang sangat panas di daerah terjal yang susah diakses oleh manusia," kata Kepala Sub-Bagian Tata Usaha BTNK Dwi Putro Sugiarto di Labuan Bajo seperti dilansir Antara, Senin (9/8/2021).

Berdasarkan analisis dari tim yang melakukan pemadaman, katanya, ada lompatan-lompatan api yang membentuk spot tertentu. Jadi, lahan yang terbakar tidak bertumpu pada satu titik saja. Setelah digabung, total lahan sabana yang terbakar seluas 10 hektare.

Pemadaman Secara Manual

Proses pemadaman diakui Dwi berlangsung secara manual. Lokasi kebakaran yang terjal di atas tebing menyulitkan 41 personel BTNK untuk mendistribusikan air dari laut.


Oleh karena itu, pemadaman api dilakukan cukup lama dengan menggunakan tangan dan daun-daun kering yang ada di sekitar lokasi. Api berhasil dipadamkan pada Minggu pukul 05.00 Wita.

BTNK Antisipasi Api Nyala Lagi

Meski telah melakukan pemadaman, pihak BTNK tidak bisa meninggalkan lokasi. Petugas berpatroli di sekitar lokasi hingga pagi tadi untuk memastikan api tidak menyala lagi. Atas peristiwa itu, pihak BTNK akan melakukan mitigasi dengan meningkatkan patroli di kawasan Taman Nasional Komodo.

"Itu bukan tempat wisata, tapi daerah terjal. Supaya tidak terjadi kebakaran lagi, kami akan meningkatkan patroli dan memonitor titik panas (hotspot)," ujarnya.

Tak Ada Komodo Jadi Korban

Sebelumnya, para petugas telah terlebih dahulu mengamankan tapakan komodo dan pakannya di daerah lembah dekat Loh Wenci. Dwi berujar lokasi lembah sering dilewati oleh komodo ketika musim hujan. Namun, ketika kemarau, komodo dan mangsanya, seperti rusa dan kerbau, tidak ke daerah tersebut.

"Kami sudah identifikasi bahwa tidak ada satu pun satwa mati akibat kebakaran ini," dia menegaskan.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran sabana di Laju Pemali, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai Barat, terjadi pada Sabtu sekitar pukul 15.00 Wita.

Lokasi Laju Pemali berada di sebelah barat Pulau Komodo dan sebelah selatan Loh Wenci. Laju Pemali merupakan daerah pinggiran dalam zona inti yang berbatasan dengan zona rimba dan zona perlindungan bahari.

Kepala Balai TNK Lukita Awang memastikan tidak ada komodo yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

(jbr/nvl)