Terbuai Janji Dapat Kerja, 140 Orang Kena Tipu
Selasa, 28 Mar 2006 19:04 WIB
Makassar - Berharap bisa dapat pekerjaan, sekitar 140 orang warga Makassar malah kena tipu oleh Toni Wong, direktur PT Anugrah Walet Abadi. Padahal, setiap orangnya sudah menyetor uang jaminan sekitar Rp 750 ribu hingga Rp 3 juta!Penipuan ini berawal dari iklan di salah satu koran lokal di Makassar. Dalam iklan itu tertera bahwa PT Anugrah Walet Abadi menerima karyawan wanita untukdipekerjakan, dalam bisnis sarang Burung Walet.Tergiur dengan iklan itu, ratusan pendaftar mengajukan lamaran. Tak lama, lamaran mereka bersambut. Sebanyak 60 orang diterima sebagai karyawan yang dipekerjakan di kantor, dan 80 orang dipekerjakan sebagai mitra dengan cukup mengerjakan pekerjaan tersebut di rumahnya. Jenis pekerjaan ini yakni hanya memilah-milahkan air liur walet kering, yang bercampur dgn sarangnya.Tapi, sebelum dipekerjakan ada syaratnya. Untuk karyawan, mereka diharuskan membayar Rp 750 ribu sebagai uang jaminan. Sementara untuk mitra, diwajibkan membayar Rp 3 juta. Karena tak punya uang, sebagian warga membayar dengan menjual emas dan handphonenya.Para pekerja ini pun sempat dipekerjakan selama dua minggu. Perusahaan ini berkantor di sebuah ruko di Jl Abdullah Daeng Sirua, Makassar.Namun, pada Senin (27/03/2006), alangkah kagetnya mereka, karena ruko tiba-tiba tutup, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Saat mereka mencoba menhubungi Tony, nomor rumah dan ponsel yang diberikan ternyata palsu. "Karena kami merasa sudah ditipu. Makanya kami bersama-sama melapor ke polisi," ujar Hasna, salah seorang karyawan ketika ditemui detikcom di Mapolresta Makassar Timur, Jl Andi Pettarani, Makassar, Selasa (28/03/2006).Hasna bersama-sama sekitar 60 orang temannya melaporkan kasus ini di Polresta Makassar Timur.Hingga saat ini, Tony Wong alias Tony Wijaya sedang dalam pencarian polisi. "Sekarang dia dalam pencarian," tutur Kompol Taqwil Ichsan, Wakil Kapolres Makassar Timur.
(atq/)











































