Info PPKM Jatim Terkini: Bed Isolasi Menurun

Info PPKM Jatim Terkini: Bed Isolasi Menurun

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 11:21 WIB
Info PPKM Jatim Terkini: Bed Isolasi Menurun
Info PPKM Jatim Terkini: Bed Isolasi Menurun -- kondisi penyekatan di Surabaya (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Jakarta -

Info PPKM Jatim kini membawa angin segar. Diketahui Bed Occupany Ratio (BOR) isolasi COVID-19 di seluruh rumah sakit rujukan di Jawa Timur mulai mengalami penurunan.

Sebanyak 30 kabupaten/kota di Jawa Timur menerapkan PPKM level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang. Sementara ada 8 kabupaten/kota yang kini menerapkan PPKM level 3.

Info PPKM Jatim: Bed Isolasi Menurun

Kabar baik datang dari menurunnya data BOR di Jatim. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut angkanya sudah di bawah 80 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlahan tapi pasti, angka keterisian tempat tidur alias bed occupancy ratio (BOR) di Jawa Timur terus menurun," ujar Khofifah dalam akun instagramnya @khofifah.ip, Kamis (5/8/2021).

Per 4 Agustus, kondisi BOR COVID-19 di Jatim sebanyak 67 persen dan jumlah bed isolasi COVID-19 di Jatim sebanyak 17.659.

ADVERTISEMENT

Sedangkan untuk BOR ICU COVID-19 di RS rujukan seluruh Jatim, Khofifah menyebut, angka keterisiannya saat ini sebanyak 78 persen. Jumlah bed ICU COVID-19 di Jatim sebanyak 1.530.

"BOR RS Darurat COVID-19 tercatat 55 persen dan isolasi di rumah observasi atau isoter (isolasi terpusat) 44 persen," ungkap Mantan Menteri Sosial ini.

Info PPKM Jatim: Angka Kematian Tertinggi

Menurut data Satgas COVID-19 hingga Kamis (5/8) lalu, total kasus kematian di Jawa Timur merupakan yang tertinggi di Indonesia, dengan 21.670. Kemudian disusul Jawa Tengah sebanyak 20.947, dan DKI Jakarta sebanyak 12.531.

Dengan data tersebut, kasus kematian di Indonesia tembus hingga 100.636 kasus. Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim Dr Joni Wahyuhadi mengatakan menurunkan angka kematian COVID jadi salah satu pekerjaan rumah saat ini.

"Memang angka kematian tinggi, diikuti juga kenaikan kasus yang tinggi. Semakin banyak case COVID-19, tentu semakin banyak angka kematian. Ibu Gubernur bersama jajaran forkopimda terus berupaya keras menurunkan angka kematian ini," ujar Joni di Surabaya (5/8/2021).

Meski begitu, Joni menyebut, angka kematian COVID-19 di Jatim mulai menurun selama PPKM darurat hingga PPKM level 3 dan 4. Sebelum diterapkan PPKM Darurat, angka kematian COVID-19 di Jatim 7,15 persen, saat ini turun menjadi 6,82 persen (Data per-Rabu 4 Agustus 2021).

Sejumlah upaya sudah dilakukan Satgas COVID-19 Jatim. Seperti memperbesar triase IGD dan menambah ruang isoman.

"Di Soetomo saja, kita perbesar triase IGD, karena banyak sekali pasien yang antre sebelumnya, sekarang telah mendapat perawatan. Ruang isoman juga diperbanyak di Surabaya, ruang isolasi terpusat buat pasien yang awalnya isoman terus dipantau, agar tidak ada pasien yang memburuk kondisinya dengan dipantau oleh dokter yang terkoneksi langsung RS rujukan," terangnya.

Joni menjelaskan tingginya angka kematian di Jatim disebabkan banyak pasien COVID-19 yang telat datang ke rumah sakit. Banyak yang datang dengan kondisi buruk, sehingga sebelum masuk ke ruang perawatan sudah meninggal di IGD.

(izt/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads