Pemeriksaan Hampir Rampung, Dinar Candy Dipulangkan Malam Ini

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 01:26 WIB
Dinar Candy
Dinar Candy (Dok. Instagram/dinar_candy)
Jakarta -

Dinar Candy masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus pornografi di Polres Metro Jaksel hingga dini hari ini. Dinar Candy segera dipulangkan malam ini.

"Sebentar lagi Dinar sudah mau selesai (pemeriksaan). Yang jelas saya menyampaikan di sini seperti yang disampaikan oleh Kapolres tadi benar Dinar posisinya adalah tersangka, cuman tinggal serangkaian pemeriksaan yang belum selesai malam ini," kata kuasa hukum Dinar Candy, Acong Latief di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2021) malam.

Acong mengatakan Dinar Candy akan dipulangkan malam ini setelah pemeriksaan selesai.

"Malam ini pulang," katanya.

Acong juga menyampaikan Dinar Candy tidak ditahan karena kooperatif. Dinar Candy dikenai wajib lapor.

"Wajib lapor setiap satu minggu," katanya.

Dinar Candy Dijerat UU Pornografi

Dinar Candy menjadi tersangka dugaan tindak pidana pornografi usai aksi berbikini di pinggir jalan. Dia dijerat Pasal 36 UU 44/2008 tentang pornografi, dengan ancaman penjara 10 tahun atau denda Rp 5 miliar.

"Tidak dilakukan penahanan tapi sudah ditetapkan tersangka," kata Kapolres Jaksel Kombes Azis Andriansyah dalam jumpa pers di Mapolres Jaksel, hari ini.

Polisi mengungkap bukti-bukti dan keterangan saksi sehingga Dinar Candy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pornografi. Polisi menyebut Indonesia memiliki norma agama dan budaya yang tidak diindahkan oleh Dinar Candy.

"Kelengkapan bukti-bukti pasti ada (saksi lain). Pertama karena menggunakan media sosial, karena menggunakan HP kemudian ada saksi di TKP tidak hanya dari pihak saudari DC (Dinar Candy) kan ada, kemudian ada keterangan ahli, baik ahli di bidang kesusilaan kemudian budaya dan lain sebagainya," kata Azis.

Indonesia, kata Azis, memiliki norma agama dan budaya yang harus dipatuhi. Dia menegaskan bahwa Dinar Candy melanggar norma itu sehingga ditetapkan sebagai tersangka.

"Apapun yang dilakukan di Indonesia ini ada norma atau ada etika, ada norma budaya, ada norma agama yang berlaku di masyarakat kita. Nah tindakan yang bersangkutan ini tidak mengindahkan norma agama dan budaya," jelasnya.

Simak video 'Meski Jadi Tersangka, Dinar Candy Tak Ditahan Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/mea)