Teka-teki Motif Anak Akidi Tio Tawarkan Rp 2 T yang Ternyata Prank

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 23:17 WIB
Keluarga almarhum pengusaha Akidi Tio menyumbangkan dana Rp 2 triliun untuk membantu penanganan COVID-19 di Sumatera Selatan.
Anak Akidi Tio, Heryanty (Dok. Istimewa)
Palembang -

Motif anak Akidi Tio, Heryanty, memberikan bilyet giro senilai Rp 2 T namun saldo tak cukup masih menjadi teka-teki. Motif Heryanty terkait 'prank' itu tengah diselidiki pihak kepolisian.

Heryanty memberikan giro Rp 2 triliun itu ke Polda Sumsel pada 29 Juli 2021. Adapun bilyet giro itu jatuh tempo pada 2 Agustus 2021.

Kemudian, penyidik melakukan kliring bersama Heryanty ke bank dengan tujuan mengambil dana Rp 2 triliun itu. Namun pihak bank memberi keterangan bahwa saldo tidak mencukupi.

"Dengan adanya saldo tak mencukupi, tentunya penyidik melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini. Dan kemudian penyidik akan mencari apakah motifnya, dan apakah maksudnya, kepada 'yang punya iktikad baik' untuk menyumbang penanganan COVID-19 di Sumatera Selatan ini," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Mabes Polri sendiri sudah menurunkan tim untuk memeriksa Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri selaku pihak yang menerima sumbangan secara simbolis beberapa hari yang lalu. Tim yang dikerahkan yakni dari Itwasum Mabes Polri dan dari Paminal Div Propam Polri.

Kapolda Buka Suara

Irjen Eko Indra sendiri sudah buka suara terkait sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio. Eko langsung meminta maaf kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Secara pribadi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya jelas kepada bapak Kapolri, pejabat utama Mabes Polri, anggota Polri se-Indonesia dan masyarakat Sumatera Selatan," kata Eko membuka konferensi pers di Polda Sumsel, Kamis (5/8).

Irjen Eko meminta maaf karena kegaduhan tersebut akibat kesalahannya. "Kegaduhan yang terjadi ini karena kelemahan saya sebagai individu, sebagai manusia biasa, kami mohon maaf. Ini terjadi karena ketidakhati-hatian saya selaku individu," kata Irjen Eko.

Eko juga menjelaskan awal mula dia kena 'prank' hibah Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio. Eko menyebut dirinya mendapat info soal rencana pemberian donasi itu dari Kadis Kesehatan Sumsel.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Simak video 'Perjalanan Kasus Donasi Rp 2 T Akidi Tio hingga Kapolda Sumsel Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]