Dephan Tidak Cium Skenario Tertutup Australia

Dephan Tidak Cium Skenario Tertutup Australia

- detikNews
Selasa, 28 Mar 2006 16:17 WIB
Jakarta - Departemen Pertahanan (Dephan) hingga kini tidak mencurigai ada skenario tertutup atau terbuka dari Australia menyusul pemberian visa 42 warga Papua.Demikian disampaikan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan dan Keamanan (Stratahan) Dephan dan Keamanan Mayjen TNI Dadi Susantousai menghadiri acara peluncuran dan diskusi buku "Pencari Komprehensif Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara" di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (28/3/2006)."Kita tidak melihat adanya itu," kata Dadi.Menurut Dadi, penarikan Dubes RI di Australia merupakan isyarat dari pemerintah."Sebagai negara tetangga mestinya harus ada koordinasi yang baik dari negara lain karena bagi kita pemberian suaka masalah penting. Sebetulnya, kita dari dulu sudah ada kerja sama dengan Australia dengan diminta bantuan saat ada imigran gelap dari Iran, Irak dan Afghanistan saat meminta suaka ke Australia," urainya.Untuk itu, Dani meminta sebaiknya Australia harus berkonsultasi dengan RI soal pencarian suaka warga Papua. "Kita lihat ada sesuatu yang tidak tepat dari sikap Australia," cetus Dadi.Dani memprediksi Australia tidak akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia meski hubungan keduanya tengah panas. Bagaimana dengan RI? "Sampai ke sana tidak ada. Tetapi menurut saya opsi yang bagus adalah kerjasama dan itu sudah terjalin dengan Dephan di bidang pertahanan, seminar, dan sebagainya," jelas Dadi. (aan/)


Berita Terkait