Sudah 1.235 Hektare Lahan di Riau Terbakar Sepanjang 2021

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 16:10 WIB
Ilustrasi Kebakaran hutan di Riau (Chaidir-detikcom)
Ilustrasi karhutla di Riau (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru -

Kebakaran hutan dan lahan di Riau masih terus terjadi pada 2021. Tercatat, sepanjang 2021, sudah ada 1.235 hektare lahan terbakar.

"Sepanjang 2021 ini sudah 1.235 hektare lahan terbakar di Riau. Lahan terbakar itu terdiri dari lahan perkebunan dan hutan," ujar Kepala BPBD Riau Edy Afrizal kepada detikcom, Kamis (5/8/2021).

Dari luasan lahan terbakar, Edy menyebut lahan terbakar terbesar pertama tertinggi di Bengkalis. Tercatat ada 348 hektare lahan terbakar yang mayoritas adalah gambut.

Tak hanya Bengkalis, kabupaten lain yang baru terbakar adalah di Bangsal Aceh, Dumai. Namun api telah dipadamkan dan sedang proses pendinginan Satgas Darat dan Udara.

"Untuk saat ini kita tinggal pendinginan di Bangsal Aceh, karena memang ada asap tipis kemarin. Lokasi itu lahan masyarakat, mau dibangun sawit juga sepertinya," kata Edy.

Sementara untuk kawasan hutan lindung yang sempat terbakar dipastikan sudah dipadamkan. Pemadaman dilakukan tim darat dan udara untuk mencegah supaya tidak meluas.

"Untuk kawasan hutan lindung Bukit Suligi dan Taman Nasional Tesso Nilo sudah padam semua. Untuk heli kita ada tujuh unit, satu digeser ke NTT, satu ke Jambi dan yang standby di Pekanbaru ada lima unit," katanya.

Dari lima unit itu, hanya ada dua helikopter water bombing yang bisa beroperasi saat ini. Tiga helikopter water bombing lainnya masih terkendala perizinan dan teknis.

"Dari jumlah lima ini, habis kontrak satu, maintenance satu dan ada satu penggantian kru. Artinya yang ready terbang hanya dua unit. Kita sudah surati pusat agar jangan sampai nanti kita kekurangan heli," katanya.

(ras/gbr)