Kapolda Sumsel Diperiksa soal Hibah Bodong Rp 2 T, IPW Apresiasi Kapolri

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 08:11 WIB
Keluarga almarhum pengusaha Akidi Tio menyumbangkan dana Rp 2 triliun untuk membantu penanganan COVID-19 di Sumatera Selatan.
Keluarga almarhum pengusaha Akidi Tio menyumbangkan dana Rp 2 triliun untuk membantu penanganan COVID-19 di Sumatera Selatan. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah cepat Polri memeriksa Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri terkait sumbangan Rp 2 triliun oleh keluarga pengusaha almarhum Akidi Tio. IPW menilai Kapolda Sumsel dapat dicopot dari jabatannya jika benar melanggar etik.

"Mengapresiasi Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) atas respons cepat memeriksa Kapolda Sumsel atas sikap unprofessional conduct. Bila terdapat cukup bukti sikap unprofessional, segera diajukan pada Majelis Etik Profesi. Dan bila terbukti melanggar kode etik, dicopot," kata Plt Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan, Rabu (4/8/2021) malam.

Sugeng meminta Polri transparan dalam penindakan kasus ini. Menurutnya, hasil pemeriksaan terhadap Kapolda Sumsel harus disampaikan terbuka ke publik.

"Selanjutnya Pak Kapolri dapat memerintahkan jajaran internal yang melakukan pemeriksaan untuk menyampaikan kepada publik sebagai sikap Presisi Polri," ujarnya.

Lebih lanjut Sugeng meminta Mabes Polri mengambil alih kasus sumbangan bodong. "Pemeriksaan oleh Mabes Polri terhadap Kapolda harus ditindaklanjuti juga menyetop semua proses hukum oleh Polda Sumsel atas kasus sumbangan bodong dan Mabes Polri memeriksa sendiri kasus-kasus tersebut dari sisi pidananya," sambung Sugeng.

Sebelumnya diketahui, pemberian donasi Rp 2 triliun oleh keluarga pengusaha almarhum Akidi Tio untuk penanganan COVID-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) ternyata tidak ada karena saldo tidak mencukupi. Mabes Polri mengirim tim untuk memeriksa Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.

"Berkaitan dengan Kapolda Sumsel, ini dari Mabes Polri sudah menurunkan tim internal, yaitu dari Itwasum Mabes Polri dan dari Paminal Div Propam Polri," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers virtual, Rabu (4/8) sore.

Argo menjelaskan Mabes Polri ingin mengetahui peristiwa itu secara jelas dengan mengklarifikasi Irjen Eko. Pemeriksaan akan dilakukan secara internal.

"Ya tentunya kami ingin melihat kejelasannya seperti apa, kasusnya bagaimana, dan itu ranah daripada klarifikasi internal," tuturnya.

"Kita tunggu saja hasil daripada kegiatan penyelidikan dan pemeriksaan internal dari Mabes Polri. Itu perkembangan peristiwa di Palembang," imbuh Argo.

Simak video 'Polri Akan Klarifikasi Kapolda Sumsel Terkait Donasi Rp 2 T Akidi Tio':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/aud)