Heboh Donasi Rp 2 T Akidi, PPP Beri Contoh Keteladanan NU-Muhammadiyah

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 17:13 WIB
Ketua DPP PPP Abdul Hakim Hidayat
Foto: PPP
Jakarta -

Ketua DPP PPP Abdul Hakim Hidayat mengaku prihatin atas munculnya polemik donasi Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio untuk penanganan pandemi COVID-19. Menurutnya kasus tersebut harus dijadikan pelajaran berharga bagi semua pihak agar tidak terjebak informasi palsu.

"Donasi bodong Rp 2 triliun itu sungguh melukai perasaan kita semua, terlebih dalam situasi krisis seperti saat ini," kata Hakim dalam keterangan tertulis, Rabu (4/8/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Hakim ini menjelaskan pada hakikatnya jiwa kedermawanan telah melekat pada diri masyarakat Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan sikap solidaritas melalui lembaga-lembaga filantropi yang ada.

"Lembaga filantropi di Indonesia telah secara nyata menjadi pendukung utama bagi negara dalam rangka aksi sosial di tengah masyarakat," ujarnya.

Putra dari Kiai Hasyim Muzadi ini menyebut organisasi masyarakat seperti NU dan Muhammadiyah, serta lembaga filantropi lainnya telah melakukan aksi konkret. Utamanya dalam merespons pandemi COVID-19 di negeri ini.

"NU, Muhammadiyah, dan ormas lainnya telah memberi keteladanan dalam melakukan aksi sosial jauh dari gemerlap panggung pemberitaan seperti Akidi Tio beberapa waktu lalu," jelasnya.

Gus Hakim berharap kasus Akidi Tio menjadi peristiwa terakhir dan tidak terulang lagi di masa mendatang. Ia menyarankan agar ke depan siapa saja yang dijanjikan donasi senantiasa melakukan verifikasi sebelum disebarluaskan ke publik.

"Kita merasa bangga dan terima kasih kepada siapapun yang punya niat baik untuk membantu sesama. Tapi siapa saja yang dijanjikan donasi dalam rangka aksi sosial, baiknya melakukan tabayyun atau verifikasi sebelum disebarluaskan ke publik," pungkasnya.

(ega/ega)