Danny soal Tarung Bebas Makassar: Ikut Karate Aja Ayo, Lebih Jantan!

Ibnu Munsir - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 14:13 WIB
Makassar -

Wali Kota (Walkot) Makassar Ramadhan 'Danny' Pomanto merespons aksi tarung bebas dua pemuda yang videonya viral di media sosial. Danny menyoroti soal penyelenggaraan yang membahayakan.

"Ini kan sebenarnya positifnya ada penyaluran energi positif. Karena ini di jalanan dan ini liar dan tidak ada yang bertanggung jawab, itu ilegal, tidak boleh, tidak diperkenankan negara," kata Danny Pomanto saat ditemui di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar, Rabu (4/8/2021).

Aksi tarung bebas anak remaja di Makassar ini seharusnya disalurkan ke beberapa cabang olahraga yang ada. Hal ini agar mereka dapat diawasi dan diakui keberadaannya.

"Seperti ini, inilah gunanya klub olahraga dan organisasi olahraga. Sebenarnya ini bisa masuk, bisa di gulat, bisa di karate, bisa judo, nggak ada bedanya. Kalau untuk lebih jantan lagi, kita ubah-ubah lagi untuk lebih ganteng, jadi harus olahraga resmi, harus," jelasnya.

Karena itu, ia mengajak pemuda dan remaja di Makassar masuk dalam cabang olahraga yang telah ada di Makassar. Pemkot Makassar akan memberi dukungan penuh bagi remaja dan pemuda di Makassar.

"Makanya saya mengajak kepada semua anak-anak muda yang mau seperti ini, saya juga pembina karate, saya ketua karate, ayo sama-sama sini, ayo kalau mau pertarungan lebih jantan. Yang penting resmi dan di bawah naungan cabang induk olahraga. Ayo, harus lewat cabang induk olahraga," terangnya.

Terkait aksi itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu untuk mengecek aksi tersebut. Aksi ini disebut berpindah dan tak memiliki tempat pasti.

"Kejadian dipindah lain waktu, pindah-pindah, jago-jago. Saya langsung lapor ke Kapolrestabes dan Kapolrestabes langsung bergerak, dia berpindah lagi," tuturnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan perkelahian dua pria yang bertarung bebas dengan disaksikan sejumlah pemuda viral di media sosial. Kelompok yang menggelar ajang tarung bebas bak film 'Fight Club' besutan David Fincher sudah masuk radar polisi.

(jbr/jbr)