Toko Pakaian Yogya Terbakar
Selasa, 28 Mar 2006 11:10 WIB
Yogyakarta - Sebuah toko pakaian Diva Mode di Jl Gejayan No 27 B Yogyakarta terbakar habis pada pukul 07.45 WIB. Tidak korban dalam perisiwa itu. Hingga kini kerugian belum bisa taksir.Rumah milik Ny Bisri (60) yang terletak di kawasan Gejayan itu disewa oleh ko Darmawan (30) untuk toko pakaian. Satu lainnya disewa oleh orang lain untuk toko handphone. Sedangkan Ny Bisri dan keluarga tinggal di belakang rumah itu bersama 12 penghuni kos-kosan mahasiwi.Salah seorang saksi mata, Shinta (23), menuturkan saat terjadi kebakaran dirinya berada di kamar lantai 2 yang terletak di belakang persis Toko Diva. Saat keluar dari kamar dirinya mencium bau asap. Kemudian dia menanyakan kepada beberapa rekannya yang sedang mandi dan menonton televisi, apakah ada yang membakar sampah.Oleh Neni (22), salah seorang rekannya, dijawab tidak ada. Neni kemudian menuju ke tempat menyetrika pakaian yang ada di ruang belakang, juga tidak ada pakaian yang hangus. Namun bau asap itu semakin menyengat. Saat kembali ke kamar, Shinta melihat lubang angin bagian belakang toko Diva yang terletak 4 meter dari kamarnya sudah mengeluarkan asap putih cukup banyak. Dia bersama penghuni kamar lainnya langsung berteriak minta tolong tetangga sekitar. "Asap keluar dari lubang angin di bagian pojok dekat pintu belakang," kata Shinta sambil menunjukkan tempat asal muasal asap itu. Barang-barang milik Shinta maupun penghuni kos lainnya berhasil diselamatkan. Termasuk komputer yang berisi data-data tugas akhir skripsi yang tengah dikerjakannya.Beberapa saat kemudian, tetangga sudah berdatangan ikut membantu memadamkan api dari depan. Beberapa temannya ada yang mengambil air dengan ember untuk memadamkan dari belakang. Namun pintu toko baik depan dan belakang masih terkunci, sehingga terpaksa didobrak hingga jebol.Dua mobil pedaman kebakaran dari Sleman dan Kota Yogyakarta didatangkan untuk memadamkan. Petugas kebakaran bersama warga berhasil mendobrak pintu namun tidak berani mengeluarkan barang-barang yang terbuat dari kain yang mudah terbakar.Barang-barang milik toko handphone Oxygen Celuller yang berada di sebelah selatan juga dikeluarkan. Sedangkan sebuah warnet ada di sebelah utara terpaksa juga diselamatkan oleh penjaga. Aliran listrik langsung dimatikan dan beberapa pemakai juga langsung ikut menyelamatkan diri. Dalam waktu lebih kurang 1,5 jam api berhasil dipadamkan. Namun semua barang berupa pakaian mode anak muda yang ada di toko itu habis ludes terbakar.Hanya rak gantungan dari besi dan beberapa asesoris pakaian yang tersisa. Setelah berhasil dipadamkan petugas dari Polsek Depok Barat Sleman memasang police line di sekitar lokasi.Saat ini pemilik toko Diva Mode, Eko Darmawan, masih dimintai keterangan oleh petugas. Sedangkan Ny Bisri, pemilik rumah, masih shock melihat asetnya hangus. Petugas terus melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa orang saksi mata."Dugaan sementara akibat korsleting aliran listrik," kata Kapolsek Depok Barat Kompol YR Slamet kepada wartawan di lokasi.
(nrl/)











































