PKB Sindir Demokrat: Ada yang Lebih Penting dari Ngurusi Cat Pesawat

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 16:15 WIB
Hasanuddin Wahid
Hasanuddin Wahid (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Partai Demokrat melayangkan protes pesawat kepresidenan dicat ulang dari biru menjadi merah. PKB menilai ada yang lebih penting ketimbang meributkan cat pesawat kepresidenan.

"Ada yang lebih penting daripada ngurusi cat pesawat," kata Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid atau Cak Udin, kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Hal penting yang dimaksud Cak Udin adalah memperbaiki peringkat Indonesia dalam menangani pandemi Corona. Cak Udin ingin peringkat Indonesia menjadi hijau.

"Lebih baik kita mengurusi cat diri kita sendiri di mata rakyat dan dunia, apa itu? Cat peringkat pandemi di Indonesia agar berwarna hijau tak lagi kuning, merah, atau bahkan hitam," ujarnya.

PKB menilai warna cat pesawat kepresidenan diganti tak perlu diributkan. Ketimbang meributkan cat pesawat kepresidenan, PKB mengajak seluruh pihak fokus pada penanganan pandemi.

"Jika semua stakeholder di negeri ini semua bersatu padu mengatasi cat (warna peringkat pandemi) kita agar menjadi hijau, maka itu adalah kado terbaik 76 tahun Indonesia merdeka. Memperbaiki cat peringkat pandemi kita itu lebih baik daripada meributkan cat pesawat kepresidenan," imbuhnya.

Pesawat kepresidenan sebelumnya dicat ulang dari biru menjadi merah. Partai Demokrat melayangkan protes.

"Sekarang pesawat kepresidenan berwarna merah. Entah maksudnya apa, bisa warna bendera, bisa juga Corona. Dulu biru. Desain dan warna karya seorang mayor desainer di TNI AU," kata Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Selasa (3/8).

Penjelasan Istana

Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan bahwa Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau Pesawat BBJ 2 telah dicat ulang.

Dia mengungkapkan pengecatan pesawat BBJ 2 ini sudah direncanakan sejak 2019. Terkait dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2020.

"Proses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ," kata dia dalam keterangannya, Selasa (3/8).

(rfs/tor)