Tak Ada Penjagaan di Titik Penyekatan Serpong Tangsel, Lalin Lancar

Kadek Melda - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 09:42 WIB
Suasana di Titik Penyekatan Serpong Tangsel
Suasana di Titik Penyekatan Serpong Tangsel (Kadek/detikcom)
Jakarta -

PPKM level 4 resmi diperpanjang hingga 9 Agustus 2021. Salah satu wilayah yang masuk PPKM level 4 adalah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pantauan detikcom di Jalan Raya Serpong perbatasan wilayah Tangsel dengan Kota Tangerang, Selasa (3/8/2021) pukul 08.50 WIB, tidak terlihat petugas yang berjaga di lokasi penyekatan. Namun barier untuk membatasi jalan tampak terpasang di sana.

Papan bertulisan '200 meter pos penyekatan PKKM darurat' terpasang di tengah jalan. Pengendara yang melintas tampak tertib melewati dari sisi kiri barrier.

Sementara itu, arah sebaliknya, dari Tangsel menuju Kota Tangerang dan Jakarta tidak tampak penyekatan. Arus lalu lintas kedua arah di lokasi terpantau ramai lancar.

Suasana di Titik Penyekatan Serpong TangselSuasana di Titik Penyekatan Serpong Tangsel (Kadek/detikcom)

Untuk diketahui, pemerintah memutuskan memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 9 Agustus 2021. Keputusan ini berlaku bagi daerah yang menerapkan PPKM level 4.

"Pemerintah memutuskan melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 sampai 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8).

Jokowi mengatakan PPKM level 4 yang diterapkan pada 26 Juli-2 Agustus telah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya. Perbaikan itu di antaranya terkait turunnya kasus konfirmasi harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, hingga persentase tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19.

Jokowi meminta masyarakat tetap waspada terhadap virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah juga akan memasifkan kegiatan 3T atau tracing, testing, dan treatment.

"Walaupun sudah mulai ada perbaikan namun perkembangan kasus COVID-19 masih sangat dinamis dan fluktuatif. Sekali lagi, kita harus terus waspada dalam melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus COVID-19 ini," ujarnya.

(knv/knv)