detik's Advocate

Apa Saya Bisa Gugat Jebakan Diskon 'Palsu' di Marketplace?

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 08:41 WIB
Ilustrasi BELANJA online
Foto ilustrasi belanja online. (shutterstock)

Selanjutnya, berdasarkan kronologis yang Anda sampaikan, apakah perbuatan dari penjual telah memenuhi unsur sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Pertama, penjual dimaksud dapat saja per orang atau badan hukum, karenanya unsur barangsiapa telah terpenuhi. Kedua, hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak. Berdasarkan informasi Anda, bahwa harga yang Anda dapatkan dari penjual setelah mendapatkan diskon adalah sebesar Rp. 80.000,- kemudian Anda mencoba untuk membandingkan harga dari tempat lain dan didapatkan bahwa nilai barang tersebut masih lebih tinggi dari Rp. 80.000,-. Dari kejadian ini, dapat disimpulkan bahwa dari transaksi yang terjadi antara penjual dengan Anda, Penjual tidak sedang menguntungkan diri sendiri atau orang lain. Bahwa karena unsur ini tidak terpenuhi, maka perbuatan dari Penjual bukanlah penipuan.

Selain melihat kejadian ini dari ketentuan hukum Pidana, perlu kami sampaikan bahwa berdasarkan Pasal 11 huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen ("UU Konsumen") diatur:

Pelaku usaha dalam hal penjualan yang dilakukan melalui cara obral atau lelang, dilarang mengelabui/menyesatkan konsumen dengan:
a.menyatakan barang dan/atau jasa tersebut seolah-olah telah memenuhi standar mutu tertentu;
b.menyatakan barang dan/atau jasa tersebut seolah-olah tidak mengandung cacat tersembunyi;
c.tidak berniat untuk menjual barang yang ditawarkan melainkan dengan maksud untuk menjual barang lain;
d.tidak menyediakan barang dalam jumlah tertentu dan/atau jumlah yang cukup dengan maksud menjual barang yang lain;
e.tidak menyediakan jasa dalam kapasitas tertentu atau dalam jumlah cukup dengan maksud menjual jasa yang lain;
f.menaikkan harga atau tarif barang dan/atau jasa sebelum melakukan obral.

Berdasarkan ketentuan di atas jelas bahwa Konsumen harus mendapatkan informasi tentang barang yang di beli dengan benar dan Pelaku usaha dilarang menaikkan harga sebelum melakukan obral, mengiklankan atau membuat pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan mengenai harga barang yang diperdagangkan.

Jika Penjual melanggar ketentuan Pasal 11 huruf f UU Konsumen, maka penjual tersebut telah melakukan perbuatan melawan hukum, dan Anda sebagai konsumen dapat melakukan upaya hukum berupa melakukan pengaduan kepada Badan Perlindungan Konsumen Nasional atau mengajukan gugatan terhadap penjual melalui Pengadilan Negeri di wilayah kedudukan dari Penjual tersebut.

Demikian kami sampaikan, berharap dapat membantu permasalahan yang sedang Anda alami. Salam dan terima kasih.

Edy Halomoan Gurning, SH, MSi.

Edy Gurning & Partners
Gedung Gajah Blok AF-AG Lantai 2
Jl. Dr Saharjo Kav. 111,
Tebet Jakarta Selatan

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.